Pantai Manggar Ditutup, Target Retribusi Turun

Editor: Satmoko Budi Santoso

220

BALIKPAPAN – Sejak Juli hingga November 2018 kawasan wisata pantai Manggar Segara Sari yang menjadi destinasi andalan Kota Balikpapan ditutup sementara dari aktivitas publik. Mengingat saat ini dalam proses pembenahan fasilitas.

Dengan dilaksanakannya perbaikan fasilitas dan infrastruktur di pantai Manggar tersebut, maka Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata minta kepada wali kota untuk menurunkan target perolehan retribusi.

“Berhubung ada kegiatan proyek dan pembenahan fasilitas di pantai Manggar, maka kami tutup sementara sampai November. Kita sudah minta revisi target retribusi kepada pimpinan dan masih menunggu jawabannya,” terang Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kota Balikpapan, Oemy Fasesly, Senin (8/10/2018).

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Balikpapan, Oemy Fasesly – Foto Ferry Cahyanti

Disebutkannya, untuk tahun 2018, target retribusi pantai Manggar sebesar Rp4 miliar dan realisasi pada September 2018 telah mencapai Rp2,5 miliar. “Target retribusi kita 2018 sebesar Rp4 miliar. Kita minta diubah,” sebut Oemy kepada media.

Oemy berharap, target retribusi khusus pantai Manggar dapat ditetapkan sebesar Rp2 miliar. Karena diyakini target retribusi yang akan dicapai pada angka Rp4 miliar tidak mungkin tercapai mengingat aktivitasnya ditutup sementara.

“Dengan pengerjaan kegiatan ini target untuk Rp4 miliar nggak bisa dicapai sekarang. Ini kan dapat Rp2,5 miliar,” tandasnya.

Beberapa pembenahan yang tengah dilakukan itu, menurut Oemy, adalah pengerjaan yakni jalan masuk bagian dalam, pembangunan pujasera, dan jogging track. Berbagai kegiatan proyek yang dilaksanakan itu untuk mendukung sarana dan prasarana pantai Manggar yang tujuannya meningkatkan kunjungan wisatawan.

Sebelumnya diketahui, DPRD kota Balikpapan menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp9 miliar di 2018 untuk penambahan fasilitas penunjang pantai Manggar, Balikpapan Timur. Anggaran itu digunakan untuk penambahan sarana kuliner, toilet umum dan perbaikan badan jalan.

“Penambahan fasilitas itu termasuk jalan, penambahan kawasan kuliner yang dibangun. Saya pikir ini masih jauh dari cukup, maka perlu dilakukan penambahan yang lebih agar pengunjung lebih tertarik untuk datang ke pantai Manggar,” ujar Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa.

Dia mengharapkan dengan penambahan fasilitas, pengunjung pantai yang berasal dari Kalimantan Timur dapat lebih nyaman dan aman. Sehingga akhirnya mampu meningkatkan pendapatan daerah.

Baca Juga
Lihat juga...