Peduli Sulteng, Pemkot Balikpapan Buka Rekening Korban Gempa

Editor: Satmoko Budi Santoso

179

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan membuka rekening khusus atas nama bencana alam dan hasil yang terkumpul akan diberikan pada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya bisa mengirimkan ke nomor rekening 0031573483 bank Kaltimra.

Hingga kini bantuan uang yang sudah masuk ke rekening sebesar Rp119.420.000. Posko bantuan juga sudah terlihat bantuan air mineral, olahan ikan sarden kemasan, dan susu kaleng.

“Bantuan untuk korban gempa terus berdatangan dan beberapa telah didistribusikan kepada korban baik yang mengungsi di Balikpapan ataupun dikirim ke lokasi bencana,” ucap Asisten 1 Pemkot Balikpapan, Syaiful Bahri, Rabu (3/10/2018).

Dia menjelaskan, kebutuhan yang mendesak untuk disalurkan yaitu BBM, air minum dalam kemasan, tandon air, tenaga medis, obat-obatan dan rumah sakit lapangan. “Tenaga medis dan obat-obatan sudah dikirim,” sebutnya.

Selain itu, pengungsi juga membutuhkan alat penerangan darurat, genset, pakaian dan perlengkapan bayi seperti bedak dan popok, makan bayi serta pembalut kewanitaan. Sedangkan untuk korban meninggal dibutuhkan kantong mayat dan atau kain kafan.

Syaiful menegaskan di posko bantuan yang dibuka juga tidak menerima pakaian bekas karena sebagaian besar tidak bisa dimanfaatkan. “Jadi, maaf, kami tidak menerima pakaian bekas,” imbuhnya.

Dalam penggalangan dana untuk korban gempa itu, Pemkot Balikpapan juga kembali mengimbau agar organisasi atau komunitas tidak menggalang dana di jalanan. Hal itu berdampak pada risiko tinggi terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Sebaiknya jangan dilakukan dan nanti untuk pengawasannya, biar Satpol PP yang menangani. Itu sudah tugasnya,” imbaunya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam RI) Wiranto mengatakan, Balikpapan tempat dari proses penanganan korban gempa dan dijadikan salah satu tempat penerimaan bantuan dari 18 negara sahabat.

“Balikpapan juga salah satu pusat penerimaan bantuan dari 18 negara sahabat, khususnya bantuan melalui angkutan udara,” tukasnya setelah Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Palu dan Kabupaten Donggala di Balikpapan, Selasa malam (2/10/2018).

Tak hanya itu, Balikpapan juga dijadikan pusat angkutan personel, angkutan barang dan mengangkut korban yang sakit.

Baca Juga
Lihat juga...