Peluang Usaha Lewat Digital Terbuka Luas

Editor: Koko Triarko

246
Founder Bekasi Preneur, Evi Mafriningsianti, saat memberi sambutan sebelum kegiatan. –Foto: M Amin
BEKASI –  Bekasi Preneur terus mendorong pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kota Bekasi dapat masuk dalam iklim digital marketing. Dengan menggandeng Women Will Google Indonesia, wanita Bekasi bisa mengaplikasikan usahanya melalui google bisnis.
“Kami memberikan pelatihan dengan kombinasi antara pelatihan langsung dan program pelatihan digital bertajuk  Digital Women Entreneurship dan Womenwill,” ujar Founder Bekasi Preneur, Evi Mafriningsianti, Jumat (12/10/2018) malam.
Dikatakan, Bekasi Preneur terus mengupayakan agar perempuan Kota Bekasi, lebih berdaya saing. Karena kesempatan usaha memanfaatkan digital, peluangnya masih terbuka luas. Melalui program ini, bisa memberikan edukasi bagi perempuan Kota Bekasi lebih melek teknologi.
Menurutnya, kesempatan wanita membuka usaha melalui digital baru terakses 50 persen, dan 50 persennya lagi wanita masih sebagai konsumen  yang menggunakan teknologi digital hanya untuk kepentingan pribadi.
“Melalui Women will google Indonesoa, sebagai venue sharing untuk memberdayakan perempuan di Bekasi,” terang Evi.
Evi juga menjelaskan, melalui pelatihan women digital ini, diberikan pelatihan cara memanfaatkan google bisnis dan mereka bisa bekerja tanpa meninggalkan kewajiban rutin di rumah.
“Perempuan harus lebih pintar, bagaimana carannya bisa melakukan usaha ekonomi dengan memaksimalkan akun yang sudah ada di sosmed, untuk berjualan dan memberdayakan dirinya. Peluang usaha terbuka lebar di era digital,” tegasnya, antusias melihat banyak peserta pelatihan dari ibu rumah tangga dan mahasiswa.
Sementara itu, Anggota DPR RI asal Bekasi dan Depok, Intan Fauziah, menambahkan bahwa di Kota Bekasi adalah salah satu pilihan dari beberapa Kota Besar di Indonesia yang diberi pelatihan oleh google bisnis. Sebelumnya, kegiatan serupa terlaksana di Yogyakarta, Padang dan lainnya.
Ia mengatakan, wanita Bekasi harus didorong  untuk memiliki minat bisnis. Dan, Perempuan adalah yang terbanyak pengguna internet, tetapi baru sebatas konsumen, seperti belanja, update status, searching dan sebagainya.
“Bekasi sebagai penyangga ibu kota, pertumbuhannya cukup pesat. Tentu berbagai produk ada di Kota Bekasi, untuk itu kita harus mendorong, agar bermunculan pelaku ekonomi wanita di Kota Patriot,” ujar anggota Komisi V DPR RI itu usai membuka langsung pelatihan.
Kegiatan ini adalah salah satu upaya dalam mendorong aktualisasi perempuan di Kota Bekasi, dan mengarahkan mereka agar produktif. Intan, sapaan akrabnya, berharap perempuan Bekasi dapat menggunakan aplikasi yang produktif seperti e-commerce.
“Kalau dulu ada istilah mulutmu harimau, sekarang jarimu harimaumu. Kalau salah ketik, kita bisa masuk penjara, untuk itu manfaatkan jaringan teknologi untuk kebaikan,” pungkas Intan.
Baca Juga
Lihat juga...