Pemerintah Slowakia Bantu Korban Bencana Sulteng

206
Bantuan untuk korban bencana - Foto Dokumentasi CDN

LONDON – Pemerintah Slowakia memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan yang diberikan berupa 12 tenda multiguna, berkapasitas besar senilai 13.896,00 Euro.

Bantuan tersebut diserahkan Deputy Prime Minister and Minister of Finance of the Slovak Republic, Peter Ka’imr, yang sedang mengikuti pertemuan tahunan IMF dan World Bank di Nusa Dua, Bali pekan ini.

Counsellor Pensosbud KBRI Bratislava, Lely Meiliani mengatakan, sertifikat simbolis bantuan diserahterimakan kepada Indonesia melalui Direktur Eropa II, Kementerian Luar Negeri, Hendra Halim di bandara pada saat tiba di Indonesia. Bantuan tersebut nantinya akan dikoordinasikan penyerahannya oleh Uni Eropa di Jakarta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ka’imr berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu mengurangi beban Pemerintah Indonesia, dalam upaya penanganan korban bencana di Sulteng. Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso menyatakan, sebelum delegasi berangkat ke Indonesia, pihak Slowakia telah menanyakan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan.

“Saya sangat berterima kasih dengan respon Pemerintah Slowakia untuk membantu meringankan Indonesia dalam menghadapi musibah yang terjadi. Hal ini menunjukkan kedekatan hubungan bilateral Indonesia dan Slowakia dan sebagai tanda persahabatan Indonesia- Slowakia yang telah terjalin selama 25 tahun,” tandas Dubes Adiyatwidi, Minggu (14/10/2018).

Sementara itu, Masjid Cheng Ho Surabaya mendonasikan bantuan Rp800 juta, untuk membantu korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) serta Pulau Sapudi, Jawa Timur (Jatim). “Donasi ini kami himpun selama kurang lebih seminggu,” kata Ketua Pelaksana Harian Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho, Liemfuk Shan, saat dikonfirmasi di sela perayaan HUT ke- 16 Masjid Cheng Ho di Surabaya, Sabtu (13/10/2018) malam.

Menurut Dia, hingga petang hari ba’da maghrib, atau sesaat menjelang perayaan HUT ke- 16 Masjid Cheng Ho Surabaya dimulai, donasi yang terkumpul masih berjumlah sekitar Rp500 juta. Di penghujung acara HUT, yang berlangsung di halaman depan Masjid Cheng Ho Surabaya, sekira pukul 23.00 WIB, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Tionghhoa Indonesia (PITI) Jatim, Haryanto Satriyo, mengumumkan donasi yang terkumpul telah mencapai Rp800 juta.

Dari keseluruhan nilai donasi tersebut, dipilah Rp500 juta didonasikan untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. “Sisanya, senilai Rp300 juta, kami donasikan untuk korban gempa bumi di Pulau Sapudi, Jatim,” tandasnya.

HUT ke- 16 Masjid Cheng Ho Surabaya mengambil tema merayakan kebhinekaan dengan mengundang berbagai lapisan masyarakat dari lintas agama. Konsulat Jenderal (Konjen) atau perwakilan pejabat dari negara-negara sahabat yang ada di Surabaya juga tampak turut diundang.

Konjen Cina di Surabaya Gu Jingqi mengapresiasi Masjid Cheng Ho Surabaya yang telah berdiri selama 16 tahun, memberikan pengaruh positif terhadap masyarakat Indonesia secara luas. “Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho sebagai pengelola Masjid Cheng Ho telah banyak menyumbang, tidak hanya bagi masyarakat etnis Tionghoa, melainkan kepada semua etnis di Indonesia. Keberadaan Masjid Cheng Ho telah memberi keharmonian bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...