Pemkot Seoul Bantu Korban Bencana Sulteng

132
Ilustrasi bendera Korea Selatan - Dokumentasi CDN

LONDON – Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan, membantu korban bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan diberikan, sebagai ungkapan rasa kemanusiaan, atas bencana gempa dan tsunami yang melanda pada 28 September 2018 silam.

Pensosbud KBRI Seoul, Purno Widodo menyebut, Wali Kota Seoul, Park Won Soon menyatakan, akan memberikan donasi 100.000 dolar Amerika Serikat (AS), dalam bentuk tunai yang akan disalurkan melalui PMI Pusat untuk membantu para korban. “Indonesia dan Seoul memiliki hubungan spesial. Salah satunya adalah melalui kerja sama sister city dengan DKI Jakarta. Untuk itu, Pemerintah Kota Seoul siap memberikan bantuan yang diperlukan bagi penanganan pascabencana di Sulawesi Tengah,” katanya, Selasa (9/10/2018).

Pada Senin (8/10/2018), Wali Kota Park bertemu dengan Duta Besar RI untuk Korsel, Umar Hadi di Kantor Wali Kota Seoul. Pada pertemuan tersebut, Wali Kota Park menyampaikan surat ucapan simpati dan belasungkawa, yang ditujukan kepada Presiden RI karena bencana tersebut.

“Indonesia sangat menghargai ungkapan simpati dan bantuan dari berbagai pihak, khususnya dari Korea Selatan. Upaya rehabilitasi pascabencana saat ini terus berlangsung. Tahap setelah rehabilitasi adalah rekonstruksi,” kata Dubes Umar menanggapi surat untuk Presiden Joko Widodo.

Dubes Umar berharap, Kota Seoul dapat membantu rekonstruksi wilayah yang terdampak gempa-tsunami, dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki kota itu. Sebelumnya, Pemerintah Korsel juga menyatakan komitmen untuk memberikan bantuan berupa dana senilai satu juta dolar AS, 130 unit tenda, serta dua pesawat Hercules C-130. Keprihatinan masyarakat Korea Selatan terhadap bencana yang merenggut lebih dari 1.500 jiwa itu, juga disampaikan berbagai elemen masyarakat Korea Selatan, baik individu, media, kalangan dunia usaha, maupun organisasi sosial kemasyarakatan.

Banyak di antara mereka menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan. Masyarakat Indonesia di Korsel pun melakukan berbagai upaya penggalangan dana. Terkait dengan ungkapan keprihatinan dan pemberian bantuan yang diterima, Dubes Umar menggarisbawahi, hal tersebut merupakan kepedulian nyata masyarakat Korea Selatan terhadap masyarakat Indonesia dan menunjukkan kedekatan antara masyarakat kedua negara. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...