Pemprov NTB Bangun PAUD Pusat Trauma Healing

Editor: Koko Triarko

179
LOMBOK – Sebagai upaya mempercepat proses pemulihan dari trauma, khususnya bagi anak-anak pascabencana gempa bumi di provinsi Nusa Tenggara Barat. Pemprov NTB dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) menjalin kerja sama membangun PAUD sebagai pusat trauma healing bagi anak.
“Dengan keberadaan PAUD pusat trauma healing tersebut, proses pemulihan anak-anak dari trauma akibat gempa bisa normal kembali dan kembali hidup normal seperti biasa,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Kamis (11/10/2018).
Pembangunan PAUD sebagai pusat trauma healing bagi anak korban gempa Lombok Timur tersebut ,diluncurkan atas sumbangan guru-guru PAUD seluruh Indonesia.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meresmikan pembangunan PAUD sebagai pusat trauma healing bagi anak korban gempa Lombok, di Kabupaten Lombok Timur. –Foto: Turmuzi
Keberadaan PAUD tersebut, nantinya diharapkan bisa dimaksimalkan tenaga pendidik PAUD, khususnya Kabupaten Lombok Timur sebagai tempat mengembalikan keceriaan anak mau bermain dan belajar kembali tanpa rasa takut.
“Kalau kita kuat, musibah ini bisa kita lewati, maka berkah yang akan didapatkan”, ungkap Rohmi.
Selain itu, Rohmi juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang hadir, untuk tidak terlalu berharap dan mengandalkan  bantuan atau uluran tangan orang lain, melainkan berupaya juga untuk bangkit, membangun kembali daerah sendiri.
“Alat-alat pendidikan untuk PAUD, kami akan bantu dari provinsi untuk menunjang proses pembelajaran agar lebih baik. Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.
Ketua Himpaudi, Prof. Neti Herawati, mengatakan, PAUD yang dibangun merupakan sarana trauma healling buat anak-anak, agar mereka bisa bangkit pascabencana, walaupun dalam keadaan apa pun.
Selain Himpaudi, pembangunan pusat  trauma healing bagi anak korban gempa Lombok juga merupakan kerja sama dengan Southeast Asian Ministers Of Education Organization Regional Centre For Food and Nutrition, yang merupakan pusat penelitian makanan dan nutrisi dalam memenuhi kebutuhan kawasan Asia Tenggara.
“Harapannya, dengan pembangunan PAUD tersebut, anak-anak akan bisa pulih dari trauma akibat bencana gempa,” katanya.
Baca Juga
Lihat juga...