Pemprov Sumbar Optimalkan Kampung KB Terintegrasi

Editor: Satmoko Budi Santoso

251

PADANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Dukcapil (DPPKBPKS) Sumbar menargetkan seluruh Kabupaten/Kota memiliki Kampung KB terintegrasi. Saat ini baru enam daerah yang telah melaksanakan Kampung KB terintegrasi.

“Baru ada enam daerah yang menjadi percontohan kampung KB yang diinisiasi provinsi. Enam daerah itu yakni, Pesisir Selatan, Agam, Solok, Padang pariaman, Payakumbuh dan Mentawai,” ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Dukcapil (DPPKBPKS) Sumbar, Novrial, Senin (8/10) di sela-sela kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tingkat Provinsi Sumbar di Gedung Rohana Kuddus.

Disebutkannya, belum keseluruhan daerah yang menjadi percontohan program Kampung KB terintegrasi karena masih keterbatasan dana dan sumber daya. Namun, pada tahun depan semua daerah sudah memiliki satu kampung KB berintergrasi.

“Jadi, ada tiga belas daerah lagi. Kita targetkan tahun depan ada satu kampung KB versi provinsi,” katanya.

Selain itu ada kampung KB inisiasi dari provinsi. Tahun depan juga akan dicanangkan 182 kampung KB di Sumbar yang diinisiasi perwakilan BKKBN dan pemerintah Kabupaten/kota.

Sambung Novrial, peranan kampung KB sangat penting bagi masyarakat. Kampung KB diharapkan jangan hanya terlihat dari segi ada gerbang atau posko saja.

“Kita ingin masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari adanya kampung KB. Kita di Provinsi bahkan ingin melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ambil bagian dengan menjalankan program kegiatan pada kampung KB,” terangnya.

Dicontohkan Novrial, peranan OPD di kampung KB seperti Dinas Perikanan dengan membagikan bibit ikan kepada masyarakat kampung KB. Begitu juga OPD lainnya. Sehingga, manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Untuk penerima manfaat kampung KB ada beberapa kategori, seperti keluarga aseptor KB, keluarga miskin dan mampu. Jadi ada kategori keluarga penerima program tersebut. Nanti diharapkan benar-benar dimanfaatkan keluarga untuk peningkatan perekonomian keluarga,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...