Pemprov Sumbar Siapkan Bantuan Rendang ke Sulteng

Editor: Satmoko Budi Santoso

194

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengumpulkan bantuan makanan berupa makanan terlezat di dunia yang berasal dari Minangkabau yakni rendang, untuk korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, hingga hari ini jumlah rendang yang telah terkumpul di Kantor BPBD Sumatera Barat telah mencapai 700 kilogram lebih. Bantuan rendang itu sebagian besar berasal dari Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Sumatera Barat.

“Saat ini kita lagi memastikan jenis alat angkut untuk membawa rendang itu supaya bisa sampai ke korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng. Begitu juga terkait pesawat hercules, kita juga tengah mencari informasi, apakah bantuan dari Sumatera Barat bisa diangkut oleh hercules tersebut,” katanya, Selasa (2/10/2018).

Ia menyebutkan, setelah nanti dipastikan adanya jenis angkutan yang bisa mengantarkan bantuan makanan rendang ke Sulteng itu, diperkirakan besok 700 kilogram rendang itu sudah bisa dikirim ke Sulteng. Kendati telah mulai dikirim, namun Pemprov Sumatera Barat tetap terus membuka posko bantuan untuk korban di Sulteng.

“Besok kita perkirakan siangnya bantuan rendang sudah bisa dikirim. Bukan berarti bantuan telah ditutup, tapi tetap dibuka. Untuk itu kepada masyarakat ataupun ASN di Sumatera Barat ataupun dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang ingin membantu masyarakat di Sulteng, bisa mendatangi BPBD Sumatera Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat, Rumainur menjelaskan, penggalangan bantuan disebarkan di berbagai group WhatsApp pegawai dan juga masyarakat umum lainnya.

Ia mengaku, hingga siang ini sudah ada 715 kilogram rendang yang sudah terkumpul di BPBD. Diperkirakan pada sore nanti, bantuan rendang akan terus bertambah, karena konfirmasi pihak dari Bank Nagari, juga turut menyerahkan bantuan rendang sebanyak 150 kilogram, yang dikumpulkan dari sejumlah karyawan bank.

“Sore nanti ada dari Bank Nagari dan bahkan terkhusus dari istri Wakil Gubernur, katanya juga ingin menyerahkan bantuan rendang sebanyak 40 kilogram,” jelasnya.

Terpantau di posko pengumpulan bantuan untuk korban bencana di Sulteng, ada puluhan kardus berisi rendang bertumpukan dengan masing-masing kardus dituliskan alamat penyumbang dari berbagai merek. Terlihat, tidak hanya rendang yang terkumpul, tapi juga ada beberapa kantong pakaian seperti pakaian dan selimut.

Sebelumnya, di saat Lombok, Nusa Tenggara Barat turut dilanda gempa dengan kekuatan 7 SR, Pemprov Sumatera Barat juga turut mengirimkan bantuan rendang untuk korban bencana gempa. Ketika itu jumlah bantuan makanan rendang yang tekumpul di BPBD Sumatera Barat mencapai 1 ton lebih.

Alasan rendang yang dijadikan makanan yang dikirim ke lokasi bencana, karena dari cita rasa dan ketahanan makanan bisa dikonsumsi dengan jangka waktu yang panjang. Kondisi demikian dinilai layak untuk menjadi jenis bantuan makanan untuk korban bencana.

Baca Juga
Lihat juga...