Pertamina Pastikan TBBM dan DPPU di Jatim Aman dari Gempa

186
Ilustrasi - Dok. CDN

SURABAYA — Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V yang memiliki cakupan wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara memastikan keberadaan sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah setempat aman pascagempa bumi yang mengguncang Jawa Timur pada Kamis dini hari.

Unit Manager Communication & CSR Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan semua TBBM tetap beroperasi secara normal untuk melaksanakan kegiatan distribusi BBM kepada masyarakat di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Setelah gempa terjadi, tim kami langsung cepat merespon untuk melakukan pengecekan sejumlah sarana dan fasilitas yang berada di TBBM dan DPPU. Tidak ada kerusakan dan semuanya berjalan secara normal pada hari ini,” kata Rifky, kepada wartawan di Surabaya, Kamis (11/10/2018).

Ia mengaku, gempa dengan magnitudo 6,4 Skala Richter (dimutakhirkan menjadi 6,3 SR) dirasakan di seluruh wilayah Jawa Timur, meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan.

Selain itu, juga dirasakan Pasuruan, Kota Batu, Malang, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Mojokerto. Selain itu, gempa juga dirasakan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat.

“Pascagempa banyak laporan yang masuk, namun kami memastikan kondisi sarana dan fasilitas di sejumlah TBBM dan DPPU aman dan masih beroperasi normal pasca gempa tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, TBBM yang paling dekat dengan titik gempa Jawa Timur adalah TBBM Camplong di Sampang dan TBBM Tanjung Wangi di Banyuwangi. Sedangkan sejumlah DPPU di wilayah Jawa Timur dipastikan dalam kondisi aman dan normal pascagempa. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...