Polisi Kembangkan Kasus Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Lapas

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

194

BEKASI — Polsek Pondokgede Polres Metro Bekasi Kota mengungkap jaringan Narkoba, yang sementara diduga dikendalikan dari dalam Lapas. Tiga orang pengedar narkoba jenis Ganja dan Ekstasi di dua lokasi berbeda berhasil diamankan setelah dilakukan pengembangan, yakni, di Kecamatan Pondokgede dan Kampung Makassar Jakarta Timur.

“Dari pengungkapan tersebut berhasil mengamankan barang bukti dari tersangka F dan A sebanyak 600 gram, lalu dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka D, di Kampung Makassar Jakarta Timur disita, 2,7 Kilogram, yang telah di-packing menjadi 9 paket dengan harga satuan Rp4 juta,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Indarto, didampingi Kapolsek Pondokgede Kompol Suwari, Kamis (4/10/2018).

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Indarto. Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, dalam satu paket itu, beratnya timbangannya hanya 300 gram, tetapi dalam penjualan dianggap 1 Kilogram, dan mereka menjual dengan harga Rp4 juta. Dalam kemasan hanya terdapat daun ganja, tanpa batang atau ranting.

Indarto, juga mengakui bahwa pengungkapan itu dilakukan minggu lalu, dan terus dilakukan pengembangan. Dari keterangan bersangkutan (pelaku-ed) ganja dan ekstasi didapat dari orang yang masih berada di dalam Lapas.

Namun Indarto tidak menyebut Lapas mana, dia hanya mengatakan hal tersebut masih dalam pengembangan, baru pengakuan dari tersangka, kebenarannya sedang dicek dan dikembangkan.

“Untuk pengiriman, tersangka menggunakan jasa paket. Tetapi kita tidak bisa membuka banyak karena anggota masih mengembangkan ke arah penyalur yang memberikan barang tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Pondokgede, Kompol Suwari mengatakan, pelaku yang merupakan pengangguran berhasil diciduk berawal dari informasi masyarakat.

Saat penangkapan, di badan dan pakaian pelaku tidak ditemukan barang bukti, namun  saat penggeledahan di dalam kontrakan ditemukan barang bukti berupa satu bungkus bekas kopi bubuk Seulimeunm yang berisikan Narkotika jenis ganja, delapan bungkus lakban warna cokelat yang berisikan Narkotika jenis ganja, satu bungkus klip bening berisikan Narkotika jenis ganja.

Pelaku mengaku mendapatkan barang bukti Narkotika Jenis ganja yang dititipkan oleh D kemudian petugas membawa pelaku F dan A untuk menunjukan tempat tinggal D yang berada di daerah Makasar Jakarta Timur.

Petugas berhasil menangkap D dirumahnya berikut barang bukti 9 (sembilan) bungkus plastik bening yang berisikan Narkotika jenis ganja dan 108 butir pil Ekstasi. Pelaku mengakui barang tersebut milik sdr S (DPO) yang dititipkan untuk diedarkan sesuai perintah S yang sekarang masih dalam pengejaran.

Baca Juga
Lihat juga...