Puluhan Kepala Keluarga di Riau Mengungsi Akibat Banjir

109
Ilustrasi korban banjir - Foto: Dok. CDN

PEKANBARU — Sungai Rokan di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, meluap sehingga membanjiri ratusan rumah warga selama dua hari terakhir dan mengakibatkan 50 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

“Banjir sudah dua hari dengan kedalaman air di sekitar permukiman 80 sampai 150 centimeter, dan kedalaman di dalam rumah sekitar 30 hingga 100 centimeter,” kata Kepala Bidang Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Jim Gafur, di Pekanbaru, Jumat (12/10/2018).

Ia mengatakan, berdasarkan data sementara korban bencana banjir, total ada 368 KK yang terdiri atas 1.456 orang warga yang menjadi korban banjir.

Menurut Jim Gafur, banjir luapan Sungai Rokan terjadi akibat curah hujan tinggi dan peningkatan debit air kiriman dari daerah hulu di Provinsi Sumatera Barat.

Banjir yang cukup parah terjadi di Kelurahan Rokan IV Koto Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, yang mengakibatkan puluhan kepala keluarga (KK) mengungsi.

“Dan yang mengungsi 50 KK ke rumah keluarga yang terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Korban banjir paling banyak di Kelurahan Rokan IV Koto yang mencapai 271 KK yang terdiri 1.064 orang. Lokasi banjir berada di RT 01, 02, 03 dan 04 RW 03. Kemudian di RT 01 dan 03 RW 04.

Selain itu, banjir juga terjadi pada kecamatan yang sama, di Desa Rokan Koto Ruang dengan korban terdampak mencapai 97 KK yang terdiri dari 392 jiwa. Lokasinya di RT 02 RW 04, serta di RT 01 dan 02 RW 05.

“BPBD sudah mendirikan tenda pengungsi dan mendistribusikan logistik,” kata Jim Gafur menjelaskan penanganan yang sudah dilakukan untuk korban banjir.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan curah hujan cukup tinggi terjadi di Riau karena pada Oktober ini memasuki musim hujan. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...