Rambah Kecamatan Bungus, KSU Derami Gerakan Perekonomian Warga

Editor: Mahadeva WS

PADANG – Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami), Padang, Sumatera Barat, terus memperluas jangkauan kegiatannya. Hal itu tidak terlepas dari keinginan untuk terus membantu masyarakat menuju kehidupan sejahtera.

Di tangan kepengurusan baru, KSU Derami, akan membuka Posdaya baru, di daerah perbatasan Kota Padang-Kabupaten Pesisir Selatan. Data yang dimiliki KSU Derami, belum semua daerah di Kota Padang, memiliki Pos Pemberdayaan Masyarakat (Posdaya). Salah satu kecamatan yang belum terjangkau adalah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Sekretaris KSU Derami Padang Latifah/Foto: M. Noli Hendra

Sekretaris KSU Derami, Padang, Latifah, mengatakan, hampir empat tahun KSU Derami Padang mengepakan sayap kegiatannya. Dan kini, hanya satu kecamatan yang belum terjangku. Hal itu dikarenakan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, berada cukup jauh dari kantor KSU Derami.

Daerah Bungus Teluk Kabung, merupakan wilayah di Kota Padang, yang berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Selatan. “Kecamatan Bungus Teluk Kabung berada dalam jarak 12 kilometer dari pusat kota. Selama ini jarak itulah yang menjadi halangan, terutama bagi Unit Tabur Puja, untuk mengakses daerah tersebut. Nah, ke depan, tiada kata jauh lagi, karena kita akan segera menjangkau masyarakat di sana,” tandasnya, kepada Cendana News, Minggu (21/10/2018).

Alasan kuat KSU Derami, untuk menjangkau daerah tersebut, karena, di sana sebagian besar kehidupan masyarakatnya ialah bertani dan nelayan. Sebagian lainnya, bekerja sebagai buruh di beberapa perusahaan seperti Terminal BBM PT. Pertamina dan PLTU milik PT. PLN. Sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi alam, terutama sumber energi listrik, pemerintah pusat dan daerah, telah membangun sebuah PLTU Teluk Sirih, kemudian Industri pengalengan ikan, dan beberapa industri pengolahan lainnya, di kecamatan tersebut.

Potensi lain yang ada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, adalah pulau yang menjadi tempat wisata, seperti Pulau Sikuai, Pulau Pasumpahan, Pulau Sironjong dan beberapa lainnya. Selain itu, juga terdapat kawasan objek wisata pantai seperti Pantai Caroline, Pantai Beremas dan Taman Nirwana.

Sebuah benteng peninggalan Jepang juga terdapat di daerah tersebut, terletak di bawah menara mercusuar, yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat sebagai kawasan Bukit Lampu. Sebagian besar masyarakat di kecamatan Bungus, berprofesi sebagai petani dan nelayan, selain sebagai pedagang. “Maka dari itu, kita, di KSU Derami, melihat sangat potensial untuk menjangkau dan membantu masyarakat di sana. Setidaknya masih banyak hal yang bisa dikembangkan oleh KSU Derami, melalui unit Tabur Puja,” ujarnya.

Namun, sebelum langkah itu dilakukan. Sosialisasi kepada pemerintah di kecamatan dan kelurahan, perlu dilakukan, sebelum menyampaikan informasi mengenai KSU Derami dan Tabur Puja ke masyarakat.  Sosialisasi, menjadi proses yang harus dilalui. Artinya, dengan sosialisasi, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa selama ini KSU Derami yang turut dibantu oleh Yayasan Damandiri, bertekad membantu perekonomian rakyat.

Latifah menyebut, semenjak adanya kepengurusan baru di KSU Derami Padang, sudah ada tawaran dari masyarakat setempat, untuk menjadi anggota dari KSU Derami. Tawaran datang dengan membuka Posdaya dan bisa dijangkau oleh Tabur Puja. “Ada dua kelompok yang mengajukan, agar KSU Derami sampai jangkauannya ke daerah Bungus Teluk Kabung. Tentunya akan kita tanggapi hal demikian. Artinya ada keinginan masyarakat hadirnya kita di sana. Poin positif itu juga akan mempermudah KSU Derami untuk mewujudkan keinginan masyarakat di sana,” ucapnya.

Meski belum melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat. Ternyata, melalui pesan mulut ke mulut, mampu memunculkan image positif tentang KSU Derami, dan turut membuat keberadaan KSU Derami terus meluas.

Lihat juga...