Rusa Tutul Ada di Taman Buah Mekarsari

Editor: Satmoko Budi Santoso

187

JAKARTA – Semenjak peringatan ulang tahun Taman Buah Mekarsari pada tahun 2009, Rusa Tutul menjadi bagian dari keluarga besar Mekarsari. Kado berupa 18 ekor Rusa Tutul ini diberikan oleh Istana Bogor.

Rusa Tutul sendiri memang bukan asli binatang Indonesia. Catatan sejarah menunjukkan bahwa Rusa Tutul dibawa oleh Thomas Stanford Raffles pada tahun 1814 untuk dibiakkan di Istana Bogor dari Srilangka dan India.

PIC Wisata Keluarga Taman Buah Mekarsari, Purnama menyampaikan, saat ini jumlah Rusa Tutul yang ada di penangkaran adalah 45 ekor.

“Rusa Tutul atau Axis axis merupakan hewan yang memiliki kecenderungan perkembangbiakan yang baik. Rusa Tutul berkembang biak dengan cara vivipar. Biasanya dari satu kelahiran, hanya akan menghasilkan satu anak, dengan masa mengandung antara 7-7,5 bulan. Masa pubertas akan muncul saat betina berumur 10-15 bulan dan jantan berumur 12-16 bulan,” kata Purnama kepada Cendana News, belum lama ini.

Induk Rusa Tutul akan menjaga anaknya hingga benar-benar mandiri. Dalam satu kelompok, akan ada satu betina dominan yang memiliki tugas untuk memberitahukan jika ada bahaya mendekat.

“Jika bahaya itu sudah muncul, maka jantan terkuat yang ada dalam kelompok akan tampil untuk menghadapi bahaya yang datang itu,” ujar Purnama.

Rusa Tutul termasuk jenis herbivora pemakan rumput dan daun-daunan. Terkadang juga memakan bunga dan biji-bijian tertentu.

“Kalau di Mekarsari, kita ada titik yang terletak di salah satu sisi kandang. Para pengunjung dapat memberikan makanan rusa. Kita menyediakan rumput untuk para pengunjung yang ingin mencoba memberi makan,” kata Purnama lebih lanjut.

Diupayakan para pengunjung tidak memberikan makanan selain rumput kepada rusa. Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah agar rusa-rusa itu tidak terkontaminasi dengan makanan yang bukan makanan sehari-harinya yang akhirnya dapat menimbulkan sakit.

Ciri khas dari Rusa Tutul ini adalah bintik putih yang ada di sepanjang garis punggung pada bulu halusnya yang berwarna coklat.

“Rata-rata berat Rusa Tutul jantan dewasa itu sekitar 75-100 kg dan betinanya sekitar 40-50 kg. Sementara saat lahir beratnya hanya 3-3,5 kg. Panjang badan bisa mencapai 150 cm dan tingginya antara 110-140 cm. Kalau dilihat, Rusa Tutul ini bentuk badannya ramping,” ucap Purnama.

Yang menarik dari bentuk tubuh rusa ini adalah kaki belakangnya jauh lebih panjang dibandingkan kaki depannya.

“Sama dengan jenis rusa lainnya, rusa totol jantan juga memiliki tanduk yang panjangnya mengikuti umur dari rusanya. Tercatat itu rata-rata panjang tanduknya adalah 70 cm. Semakin tua, cabang tanduknya juga semakin banyak,” ucap Purnama seraya menunjuk kepada salah satu rusa jantan yang menghampiri Cendana News.

Baca Juga
Lihat juga...