Soal ‘Ganjil-Genap’, Anies Tunggu Pendapat Masyarakat

Editor: Koko Triarko

168
Gubernur DKI, Anies Baswedan, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018). –Foto: Ist.
JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan, mengatakan sampai saat ini masih belum bisa memastikan soal dipermanenkannya aturan ganjil-genap yang sudah diterapkan di beberapa ruas jalan Ibu Kota, sejak perhelatan Asian Games 2018 dan Asian Para Games.
Anies beralasan, sebelum memutuskanya, Pemprov DKI terlebih dahulu harus mendengarkan pendapat dari masyarakat DKI Jakarta. “Jadi, penentuan ganjil-genap itu bukan selera gubernur, bukan rasa gubernur, orientasinya saya adalah mana yang terbaik untuk warga Jakarta,” kata Anies, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya, masalah aturan ganjil-genap itu bukan hanya semata-mata pada pengendalian jumlah kendaraan pribadi di jalanan ibu kota. Namun, peraturan ini menjadi satu instrumen Pemprov DKI dalam membenahi sistem angkutan umum massal di Ibu Kota yang nyaman bagi warga Jakarta.
“Fokus kita adalah pada perluasan jangkauan kendaraan umum massal, kemudahan warga untuk menggunakan kendaraan umum massal, jadi yang harus kita tumbuhkan di sana bukan semata-mata pada pengendalian kendaraan pribadi,” tuturnya.
Anies mengatakan, bahwa akan ada pertemuan untuk membahas mengenai finalisasi kebijakan tersebut, mengingat waktu penyelenggaraan Asian Para Games 2018 hanya tinggal beberapa hari lagi. Pihaknya bisa secepatnya memutuskan soal aturan ganjil genap.
“Kita ingin lakukan itu, mudah-mudahan tidak lama, karena tinggal tanggal 13 habis ya, sebelum itu akan diputuskan,” katanya.
Anies berharap, dengan dikajinya hal tersebut secara matang, dirinya bisa menghadirkan kebijakan yang betul-betul bisa memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Jakarta. Baik dengan penggunaan kendaraan pribadi maupun penggunaan angkutan kota.
“Sedang difinalisasi. Pembicaraan bahkan nanti malam pun ada diskusi FGD (Forum Group Discussion) terkait itu. Nanti kita saksikan, kita dengar saja hasilnya,” tuturnya.
Aturan ganjil-genap sebelumnya diberlakukan pada Juli 2018, menyambut perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus dan berakhir pada September 2018.
Menurut Anies, perpanjangan ini untuk menjaga pola lalu lintas masyarakat yang telah terbiasa dengan sistem ganjil-genap sejak 2 Agustus 2018. Karena dinilai efektif mengatasi kemacetan di sekitar wisma atlet dan venue pertandingan, maka perluasan ganjil-genap tersebut kembali dilanjutkan hingga Asian Para Games 2018, usai.
Aturan itu akan berlaku di ruas yang sama saat Asian Games, di antaranya Jalan HR Rasuna Said, Jalan Haji Benyamin Sueb, Jalan MT Haryono, dan Jalan DI Panjaitan.
Sementara itu, ruas Jalan Metro Pondok Indah tidak akan dikenai aturan ganjil-genap setelah Asian Games 2018 berakhir.
Ganjil-genap akan diterapkan selama Senin hingga Jumat, pada pukul 06.00-21.00 WIB. Sebelum Asian Para Games dimulai, sistem ganjil-genap tidak akan berlaku di ruas Jalan Haji Benyamin Sueb.
Baca Juga
Lihat juga...