Sukoharjo Genjot Kepemilikan HAKI untuk UMKM

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

177

SOLO — Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kabupaten Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah memiliki pekerjaan rumah (PR) yang banyak untuk meningkatkan kesadaran kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Pasalnya, hampir 90 persen lebih Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belum memilikinya.

Kepala Disdagkop Sukoharjo, Sutarmo menyebutkan, saat ini terdapat 10.804 UKM yang tersebar di 12 kecamatan yang ada. Kendati jumlahnya cukup banyak, namun yang sudah memiliki HAKI dapat dihitung dengan mudah.

“Memang banyak UMKM di Sukoharjo, tapi yang sudah memiliki HAKI sangat sedikit. Tak lebih dari 5 persen,” kata Sutarmo kepada awak media, Selasa (02/10/2018).

Untuk meningkatkan kesadaran, pihaknya telah mekukan berbagai kegiatan. Salah satunya dengan sosialisasi dan pelatihan dalam meningkatkan keinginan untuk memiliki. Selain itu, baru-baru ini Disdagkop juga menfasilitasi untuk mengurus HAKI mereka.

“Ada sekitar 50 UMKM kami fasilitasi untuk mendaftar secara gratis. Kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Sejumlah UMKM yang mengikuti di antaranya klaster makanan olahan, batik, fashion hingga mebeler. Pihaknya juga memberikan penekanan pentingnya pembuatan untuk bisa melindungi hak intelektual yang telah diperjuangakan selama ini.

“HAKI adalah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreatifitas intelektual. Obyek yang diatu adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia,” urai Sutarmo.

Ini meliputi hak merk, hak cipta dan desain industri. Menurutnya HAKI sangat penting dimiliki untuk mencegah penggunaan secara tidak sah, penghargaan atas hasil kreatifitas, dan sekaligus untuk menumbuhkan kreativitas. Dengan memilikinya, UMKM dapat terlindungi dari upaya-upaya yang dapat melemahkan ataupun merugikan pelaku usaha.

“Dengan HAKI, hak paten mereka dapat terlindungi. Upaya plagiat atau meniru hak paten yang merugiakan dapat diadukan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...