Tim Medis Jember Bantu Korban Bencana Palu dan Donggala

Editor: Satmoko Budi Santoso

294

JEMBER – Bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, mengundang solidaritas relawan dan seluruh elemen masyarakat untuk meringankan korban bencana di Palu dan Donggala.

Tidak terkecuali Kabupaten Jember, yang juga pernah mengalami bencana banjir bandang Panti. Untuk itu, Bupati Jember, Faida, memberangkatkan Tim medis RSD Dr. Soebandi Jember, Selasa (2/10/2018).

Tim relawan Kesehatan untuk Bencana Palu dan Donggala ini merupakan tim pertama dari Kabupaten Jember yang berangkat ke Palu dan Donggala. Tim dokter dan tim medis tersebut dipimpin langsung Direktur Rumah Sakit Soebandi, dr. Hendro Soelistijo.

Menurut Faida, tim medis yang berangkat ke Palu dan Donggala tersebut adalah tim gabungan dari beberapa rumah sakit yang ada di Kabupaten Jember. Akan tetapi, didominasi tim medis dari RSD dr. Soebandi.

Bupati Faida juga menegaskan tim ini juga telah disiapkan untuk triase emergency dan untuk tindakan bedah di lokasi bencana. Tim yang akan diberangkatkan menuju Makassar tersebut, telah disiapkan di Rumah sakit setempat. Untuk satu kamar operasi membantu pertolongan bedah, baik itu berupa operasi kecil maupun untuk melakukan operasi berat bagi korban Palu dan Donggala yang sebagian juga sudah dievakuasi ke Makassar.

Faida juga mengungkapkan, tim medis dari Kabupaten Jember disiapkan untuk seminggu ke depan, sementara untuk tim kedua dan ketiga akan diberangkatkan sebagai kloter kedua.

“Akan ada 90-an orang yang tergabung tim medis untuk Palu dan Donggala. Tim bantuan ini akan diberangkatkan dalam 3 kloter, masing-masing kloter akan berada di Makassar selama seminggu,” ungkap Faida kepada wartawan, Selasa (2/10/2018).

Tim medis dari Jember juga akan mengirimkan tim dokter bedah spesialis terbaik, seperti spesialis bedah ortopedi dan bedah anastesi. Termasuk tim paramedis terbaik yang akan berada seminggu untuk membantu tim dokter spesialis tersebut.

“Selain tim dokter spesialis dan paramedis, semua peralatan yang akan dibawa untuk membantu bencana Palu dan Donggala ini adalah peralatan kita sendiri. Jadi tidak hanya orangnya yang berangkat, akan tetapi juga peralatan medis bedah akan kita bawa ke sana, termasuk obat-obatan standar untuk bencana akan kita bawa serta,” ujar Faida.

Saat dikonfirmasi terkait warga Jember yang menjadi korban gempa dan tsunami tersebut, Faida mengatakan, dari data sementara warga Jember yang jadi korban bencana alam di sana mencapai puluhan.

“Angka resmi yang meninggal sampai saat ini ada 3 orang. Kami sudah sampaikan kepada pihak keluarganya di sini, dan mereka ihklas jika jenazah anggota keluarga mereka dimakamkan di sana,” kata Faida.

Faida juga mengungkapkan, bahwa ada sebagian korban yang terdata masih belum dapat dihubungi pihaknya karena beberapa sebab.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan relawan BPBD Jember yang sudah ada di sana. Selain itu sudah berada di sana anggota Brigif Jember dan yang terbaru tim medis juga diberangkatkan ke sana untuk bantu korban bencana tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...