Tribun Lapangan Ahmad Kirang Dipenuhi Pengungsi Palu

160
Korban gempa Palu - Foto Istimewa

MAMUJU – Tribun penonton Lapangan Ahmad Kirang, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, dipenuhi pengungsi korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Hingga Rabu (3/10/2018) dini hari, pengungsi dari Palu akibat gempa 7,4 Skala Richter pada Jumat (28/9/2018) petang, terus mengalir ke kota Mamuju.

Pengungsi mulai bergerak dari Palu pada Selasa (2/10/2018) sore. Mereka memadati tribun penonton Lapangan Ahmad Kirang, yang dijadikan sebagai posko kemanusiaan penanganan pascagempa Palu. Jumlah pengungsi di lokasi tersebut mencapai ratusan orang.

Sebagian pengungsi menjadikan tribun Lapangan Ahmad Kirang, sebagai tempat transit, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Sulawesi Selatan, terutama untuk mereka yang merupakan warga Sulsel. Sementara pengungsi dari daerah lainnya, masih memadati tribun lapangan tersebut.

Tidak hanya Lapangan Ahmad Kirang, rumah jabatan Wakil Bupati Mamuju juga dijadikan penampungan sementara korban gempa Palu. Jalan di depan Lapangan Ahmad Kirang Mamuju telah ditutup dan tidak boleh dilalui masyarakat umum. Sejumlah masyarakat Mamuju mengunjungi pengungsi Palu di lapangan itu untuk memberikan bantaun, antara lain berupa makanan dan pakaian.

Salah seorang pengungsi yang bekerja sebagai pegawai bank, mengaku masih trauma untuk kembali ke Kota Palu. Hal itu yang mendorongnya untuk pindah bertugas ke daerah lain. Sementara itu, Ulfa, warga Mamuju, berharap masyarakat setempat dapat terus mengalirkan bantuan kepada para pengungsi bencana di Palu. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...