Tujuh Venue Porprov Sumbar ke-15 Masih Belum Siap

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

178
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit. Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Porprov Sumatera Barat ke-15 yang akan dihelat pada tanggal 16-25 November 2018 di Padang Pariaman masih menemukan beberapa kendala, di antaranya, beberapa venue yang belum siap.

“Jadi memang ada beberapa venue yang saat ini belum siap yang terdiri dari sejumlah cabang olahraga. Seperti untuk panjat tebing, atletik, renang, sepak takraw, sepatu roda, sepakbola, dan volly,” katanya, Jumat (5/10/2018).

Ia menyebutkan, mengingat waktu yang tinggal cukup sedikit lagi, dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga telah memberikan solusi terhadap persoalan beberapa venue yang belum siap.

Solusinya, mengarahkan Pemkab Padang Pariaman untuk berkoordinasi dengan kabupaten dan kota yang kemungkinan bisa menjadi alternatif. Pada prinsipnya, Pemprov menginginkan ini berjalan dengan baik.

“Kalau untuk daerah yang paling terdekat itu bisa saja di Kota Pariaman. Tentunya kita minta Pemkab Padang Pariaman melakukan koordinasi. Dari sekarang harus dimulai menetapkan tujuh venue yang belum siap itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuh venue yang belum siap itu, ada beberapa kondisi lapangan yang belum siap. Jika tidak selesai, sesuai dengan arahan Pemprov Sumatera Barat, melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota terdekat dari Pemkab Padang Pariaman.

Sebelumnya, Pemkab Padang Pariaman, melalui keterangan Sekertaris Daerah Pemkab Padang Pariaman, Jonpriadi mengataka, dipilihanya 16 hingga 25 November 2018 agar dapat menyesuaikan kalender akademik sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Dengan tujuan biar tidak menganggu kalender akademik, karena ada beberapa venue yang berlokasi di sekolah.

“Selain tanggal pelaksanaan juga ditetapkan lokasi pembukaan dan penutupan di GOR Sungai Sariak di Kecamatan VII Koto,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan GOR Sungai Sariak sendiri setelah melewati banyak pertimbangan dan melihat kesiapan dari Main Stadium Sikabu Lubuk Alung. Selanjutnya, setelah melihat kesiapan pembangunan Main Stadium, Pemkab Padang Pariaman menilai Main Stadium milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat itu belum dapat dimanfaatkan untuk acara pembukaan dan penutupan.

Dari 34 cabang olahraga yang dipertandingkan, tinggal Atletik yang belum dapat dipastikan lokasinya. Selain itu, veneu atletik, media center dan lokasi bazaar juga belum mendapat kepastian, namun beberapa alternatif sudah diapungkan untuk ditinjau.

Baca Juga
Lihat juga...