Warga Gunung Kidul Kembangkan Kerajinan Bambu

259

GUNUNG KIDUL – Pemerintah Desa Sodo, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, mendorong warganya mengembangkan kerajinan berbahan baku bambu. Produk kerajian tersebut, menjadi salah satu ciri khas desa tersebut.

Kerajinan menjadi satu mata pencaharian pokok warga di desa setempat. “Awalnya hanya membuat tampah, alat pengukus (kukusan), bakul dari anyaman bambu, parutan, serta sangkar ayam. Mereka menjual di pasar-pasar tradisional daerah Wonosari,” kata Kepala Desa Sodo Sunarya di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/10/2018).

Seiring berjalannya waktu, produk kerajinan di Sodo semakin dikenal. Akhirnya konsumen banyak memesan. Pengerjaan yang halus serta rapi, menjadikan produk kerajinan diminati. Tidak hanya kerajinan bambu, lalu berkembang ke kerajinan lainnya seperti perak dan kerupuk kulit. “Dari permintaan yang mulai berdatangan masyarakat, akhirnya kami mempunyai gagasan untuk membuka industri. Dulunya hanya kerajinan bambu, tapi saat ini juga ada sentra kerajinan perak dan kerupuk kulit,” tandasnya.

Sunarya mencatat, seperempat dari 4.000-an lebih penduduk, bergelut di dunia industri kerajinan. Hal itu membuat kesejahteraan masyarakat meningkat. “Soal kesejahteraan, masyarakat di Desa Sodo saya berani mengatakan lebih sejahtera dari wilayah lain. Karena di sini selain bertani, masyarakat juga berindustri,” jelasnya.

Salah seorang perajin bambu asal Dusun Selorejo, Desa Sodo, Harmono mengatakan, Dirinya memulai usaha kerajinan sangkar sejak 1996. Industri kerajinan bambu asal Desa Sodo sangat diminati oleh konsumen. “Kerajinan di Sodo terkenal halus dan rapi. Jadi konsumen sering memesan kepada kami (pengrajin di Desa Sodo),” kata Harmono.

Industri kerajinan khususnya sangkar burung, mengalami masa kejayaan pada 2011 sampai dengan 2012 silam. Setiap bulannya, ribuan pesanan sangkar diterimanya. “Tahun itu pesanan sangkar untuk burung Kenari dan Pleci sangat laris. Namun akhir-akhir ini pesanan menurun, lantaran pengaruh peralihan jenis burung yang sedang tren yaitu lovebird dengan sangkar besinya itu,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...