Warga Jember Korban Gempa dan Tsunami Palu Telah Pulang

Editor: Satmoko Budi Santoso

160

JEMBER – Korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah yang berasal dari Kabupaten Jember akhirnya pulang ke kampung halamannya. Belasan warga Jember tersebut berhasil selamat dari gempa dan tsunami yang terjadi 28 September yang lalu.

“Hingga kini sudah ada 17 orang yang sudah kembali ke Jember dan masih ada yang lain akan dicari informasinya,” kata Bupati Jember Faida kepada wartawan, Selasa (9/10/2018).

Faida telah mengunjungi warga korban gempa bumi dan tsunami yang sudah tiba di Kecamatan Mumbulsari untuk memastikan warganya telah kembali pulang dalam keadaan selamat pada Senin malam (8/10/2018).

Terdapat 11 orang warga Jember yang kembali ke kampung halamannya dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI dan mereka berkerja di proyek pembangunan di Kota Palu. Selain warga Mumbulsari, warga Kecamatan Puger juga dikabarkan sudah tiba di rumah keluarganya.

“Berdasarkan penuturan korban, gempa bumi dan tsunami terjadi ketika mereka menjalankan ibadah salat maghrib di lokasi proyek. Saat terjadi gempa, mereka lari ke tempat yang terbuka, sehingga mereka selamat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Jember melakukan upaya agar bisa membantu menjemput dari Surabaya karena evakuasi warga dari Palu ke Surabaya dilakukan secara kolektif oleh pemerintah pusat yang diikuti oleh warga dari berbagai daerah.

“Mereka mengaku masih trauma dan sementara ini belum ingin merantau, sehingga dengan pembangunan di Jember yang dipadatkaryakan baik menggunakan anggaran dari pusat maupun dari daerah, maka bisa memberikan lapangan kerja kepada mereka,” katanya.

Ia berharap para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah itu memiliki kesempatan untuk membangun Jember bersama-sama.

Salah satu korban yang selamat bernama Mursid berasal dari Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari mengatakan, gempa bumi terjadi ketika menjalankan ibadah shalat magrib di lokasi proyek.

“Teman-teman berlarian menyelamatkan diri masing-masing ke tempat yang luas dan kami dievakuasi ke tempat yang aman, kemudian pada hari kesepuluh pascagempa baru ada pemulangan kolektif dari Kota Palu menggunakan pesawat Hercules ke Balikpapan,” ujarnya.

Sementara itu Pusat Pengendali Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak 20 warga asal Jember yang tinggal di Kota Palu dan Kabupaten Donggala masih belum ditemukan.

Korban selamat asal Jember tercatat sebanyak 57 warga, dua korban mengalami luka-luka atas nama Dartik yang dirawat di RS Undata Kota Palu dan Lia Ratna yang mengalami luka ringan, sedangkan tiga korban meninggal dunia yakni pasangan suami istri Sulaiman dan Zubaidah yang merupakan warga Kecamatan Balung, serta Indah Dwi Wahyuni yang merupakan warga Kecamatan Ambulu.

Sedangkan 18 korban selamat yang sudah pulang ke kampung halamannya di Jember yakni di warga Kecamatan Panti, Mumbulsari, dan Puger.

Baca Juga
Lihat juga...