Warga Solo Ciptakan Mesin Cuci Hemat Listrik

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

1.024

SOLO — Sebuah karya menarik dari salah satu warga Solo, Jawa Tengah, memanfaatkan teknologi tepat guna untuk meringankan beban masyarakat yang tidak memiliki daya listrik tinggi untuk tetap memanfaatkan mesin cuci ramah lingkungan.

Bagimana tidak, mesin cuci pakaian yang pada umumnya membutuhkan daya listrik tinggi dapat disiasati dengan manual, seperti sepeda angin. Melalui tangan terampil dan perhitungan yang cermat, Aris Joko Saraswo, salah satu warga Danukusuman, Serengan, Solo, mampu mengkolaborasikan sepeda kayuh menjadi teknologi yang mampu digunakan sebagai pengganti mesin cuci konvensional.

Aris Joko Saraswo. Foto: Harun Alrosid

Pria yang menjadi binan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan Serengan, Pemerintah Kota Solo ini sengaja membuat mesin cuci dari sepeda yang dapat dioperasikan keliling kampung.

“Awalnya ingin menjawab keluhan masyarakat yang ingin menggunakan mecin cuci tapi tidak punya daya listrik tinggi. Dari itu saya mencoba untuk membuat yang ramah lingkungan dan muncul ide menggunakan sepeda angin,” kata Aris kepada awak media, Senin (08/10/2018).

Untuk membuanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Setidaknya membutuhkan empat bulan untuk prototaip. Kendati begitu masih ada beberapa bagian yang harus lebih disempurnakan karena hasilnya belum begitu maksimal.

“Ini sudah empat bulan, tapi sepertinya masih ada yang dioptimalkan. Penggunaan sangat mudah, dan siapa pun dapat mengoperasikan,” papar dia.

Pembuatannya menggunakan dua tabung yang biasanya hanya digunakan untuk tempat sampah. Dua tabung inilah yang dijadikan sebagai mesin cuci atau washer serta pengering (dryer) yang akan berputar ketika sepeda dikayuh.

Pada masing-masing tabung ini telah dimodifikasi sehingga ketika pedal sepeda dikayuh, bagian dalam tabung juga dapat berputar.

“Untuk biayanya sendiri masih tergolong murah. Seluruh rangkaian dari sepeda hingga peralatan lain habis sekitar satu juta,” urai pria yang beberapa kali mewakili Solo dalam ajang lomba pemanfaatan teknologi tepat guna itu.

Selain membuat mesin cuci hemat listrik, melalui Posyantek Serengan Aris juga aktif melaksanakan kegiatan pengembangan masyarakat untuk pemanfaatan tekonologi tepat guna, serta peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat.

Mesin cuci dari sepeda ini juga mampu meningkatkan ekonomi yakni jika dioperasikan keliling kampung atau digunakan untuk jasa laundry keliling.

“Tinggal bagaimana kita memanfaatkan. Bisa juga meningkatkan ekonomi dengan laundry keliling atau dimanfaatkan untuk rumah yang memiliki daya listrik kecil,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...