Wawako Tri: Satpol PP Harus Lebih Humanis

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

199

BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Hal itu dimaksud untuk memberikan pembinaan penyadaran terkait kesalahan yang dilanggar.

“Langkah persuasif harus dikedepankan agar masyarakat dapat menyadari kesalahan mereka. Lakukan teguran secara humanis dan berikan pengertian terkait aturan hukumnya,” papar Mas Tri, usai pelepasan atlet cricket yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Plaza Markas Komando Satpol PP, Harapan Mulya Kecamatan Medan Satria, Rabu (3/10/2018).

Tri menegaskan, Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) harus mampu menjadi panutan bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan push up bersama pasukan Satpol PP. Foto: Muhammad Amin

Dia juga mengajak seluruh pasukan untuk meningkatkan kinerja dan memiliki sikap lebih aktif, responsif dalam penegakan aturan tanpa menunggu arahan.

“Satpol PP jangan hanya duduk-duduk, sekedar piket. Namun harus berfungsi lebih. Karena semua aturan daerah ada di pundak setiap pasukan,” tegas Tri.

Satpol PP, lanjutnya harus bisa aktif tanpa harus ada koordinasi dulu. Saat menggelar patroli ada pedagang kaki lima yang melanggar berjualan di atas trotoar maka harus reaktif menegurnya secara langsung.

“Saat Patroli melihat ada tiang reklame yang memang sudah tidak layak, membahayakan pengendara melintas bisa langsung hubungi Dinas terkait agar ditindaklanjuti. Itu contoh kecil,”jelasnya.

Hal lain, yang harus menjadi perhatian adalah pelayanan bisa lebih senyum dan menampilkan keramahan di tengah masyarakat. Satpol harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Baca Juga
Lihat juga...