Wayang Jogja Night Carnival Meriahkan HUT ke-262 Kota Yogya

Editor: Koko Triarko

274
YOGYAKARTA – Ribuan masyarakat tumpah ruah di kawasan Tugu Yogyakarta, menyaksikan puncak peringatan HUT ke-262 Kota Yogyakarta, bertajuk Wayang Jogja Night Carnival 2018, Minggu (7/10/2018) malam.
Memasuki tahun ketiga, acara tahunan terbesar yang dikonsep berupa street art atau seni jalanan itu, menampilkan pertunjukkan kolaborasi seni modern dan tradisional, yang tahun ini mengangkat tema “Bersama Membangun Jogja”.
Mengenakan bermacam atribut tokoh wayang, mulai dari Rama-Sinta, Kresna, Kunti, Bisma, dan sebagainya, ratusan peserta dari berbagai kelompok kesenian di 14 kecamatan yang ada di Yogyakarta melakukan pawai mulai dari kawasan Kotabaru, Tugu Jogja hingga Jalan Mangkubumi.
Seusai dibuka Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X, acara dimulai dengan pertunjukkan tari yang dipadukan tata lampu mempesona. Masing-masing peserta kemudian menampilkan kreasi masing-masing kecamatan, yang mampu memukau para pengunjung.
Dalam sambutannya, Sultan Hamengku Buwono X, mengungkapkan gelaran Wayang Jogja Night Carnival ini merupakan ajang interaksi budaya yang diharapkan dapat semakin mengukuhkan kota Yogyakarta sebagai kota budaya, yang majemuk dan penuh toleransi.
“Kolaborasi karya seni ini diharapkan dapat menjadi media refleksi bagi masyarakat. Yakni, sebagai bagian proses membangun Jogja yang tetap berakar kuat pada filosofi kelahirannya. Untuk menjadikan Jogja sebagai kota budaya dan kota toleransi, sehingga tetap menjadi tujuan wisata karena karakternya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengatakan pemerintah kota Yogyakarta telah  menetapkan bulan Oktober sebagai bulan perayaan HUT kota Yogyakarta, serta bulan promosi kota Yogyakarta.
“Berbagai iven ini diharapkan dapat semakin mengangkat potensi kota Yogyakarta, baik di bidang budaya, kuliner, kreativitas, seni, dan lain-lain. Sehingga ekonomi kota Yogyakarta juga dapat ikut terangkat,” ungkapnya.
Baca Juga
Lihat juga...