125 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Serentak

Editor: Satmoko Budi Santoso

SOLO – Sebanyak 125 desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, bersiap melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan dilaksanakan pada 11 Desember 2018 mendatang. Tahapan Pilkades di Sukoharjo saat ini telah memasuki tahap pengundian nomor urut masing-masing calon kepala desa.

Bagi masyarakat desa yang menjadi peserta Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 11 Desember 2018 mendatang sudah mulai ramai. Tak hanya mereka yang menjadi calon kepala desa, tahapan untuk menentukan pucuk pimpinan di desa tersebut juga menjadi perhatian masyarakat.

Salah satunya tahapan Pilkades yang digelar di Desa Waru, Kecamatan Baki, Sukoharjo. Puluhan warga Waru hari ini turut memadati aula Kantor Desa setempat untuk pengundian nomor urut calon kepala desa. Setidaknya ada empat (4) calon kepala desa yang bakal memeriahkan pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun ini.

Persiapan Pilkades Serentak 2018 di Sukoharjo yang diikuti 125 desa – Foto Harun Alrosid

Ketua Panitia Pilkades Waru, Harsono Amri, menjelaskan, tahapan-tahapan Pilkades telah dilalui, dan hari ini tahapan pengundian nomor urut calon kepala desa.

Kendati sempat berbeda pendapat dalam menentukan cara untuk pengambilan nomor urut, namun jalannya tahapan Pilkades cukup lancar.

“Awalnya pengambilan nomor urut menggunakan cara tradisional Jawa yakni hompimpa. Namun setelah diprotes dan tidak sesuai Perbub, maka pengambilan nomor urut sesuai absensi kehadiran dan baru mengambil undian untuk mengambil nomor urut,” kata Harsono, Rabu (21/11/2018).

Dijelaskan dia, empat peserta calon kepala desa waru ini di antaranya Samiun, Supodo, Tugiyo dan Wardana. Keempat calon ini telah mengambil nomor urut dalam pencoblosan dan masing-masing mendapatkan nomor urut satu, dua, tiga dan empat.

“Nomor urut untuk coblosan sama persis dengan urutan pengambilan nomor urutnya,” katanya.

Setelah pengundian nomor calon kepala desa untuk coblosan, selanjutnya akan memasuki masa kampanye. Masa kampanye akan berlangsung selama 15 hari ke depan. “Untuk masa tenang yakni 3 hari, dari tanggal 7-10 Desember. Tanggal 11 pencoblosan,” urainya.

Selama kampanye Pilkades serentak 2018, Harsono mengimbau seluruh calon untuk mentaati aturan yang berlaku. Di antaranya tidak boleh menjelekkan salah satu calon atau calon lain. Selain itu, kampanye dilarang dilakukan di tempat pemerintah, dunia pendidikan, dan forum keagamaan.

“Kami minta untuk bahan kampanye adalah adu program. Bagaimana memajukan Desa Waru, jangan kampanye negatif,” tandasnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa, Setda Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, secara terpisah menambahkan, Pilkades serentak tahun ini akan diikuti 125 desa. Jumlah peserta Pilkades ini tersebar di 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo.

“Kami telah menggelar Rakor bimbingan teknis tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa, yang diikuti Panitia Pilkades maupun masing-masing camat. Pemungutan suara dijadwalkan tanggal 11 Desember 2018 dan pengambilan sumpah pelantikan direncanakan tanggal 21 Desember 2018,” imbuhnya.

Lihat juga...