14.630 Keluarga di Kupang, Terima Penyaluran BPNT

270

KUPANG  – Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Hermanus Man, meluncurkan program penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 14.630  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial nasional di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu.

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, mengatakan, bantuan pangan nontunai yang diberikan kepada 14.63O penerima manfaat BPNT nasional sebagai bukti kehadiran negara dalam membantu percepatan penanggulangan kemiskinan yang sedang melilit masyarakat miskin.

“Manfaatkan bantuan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Bantuan tidak diberikan secara tunai guna menghindari terjadinya penyalahgunaan bantuan oleh penerima manfaat,” kata Herman.

Peluncuran penyaluran program bantuan BPNT di Kota Kupang itu dihadiri Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Kementerian Sosial, Andi Z Dulung serta Kadis Sosial NTT, Welem Foni.

BPNT merupakan program dari Kementerian Sosial untuk masyarakat penerima manfaat melalui mekanisme uang elektronik, sebagai bantuan sosial di bidang pangan pengganti program bantuan beras miskin (raskin).

Uang elektronik berupa tabungan disertai kartu ATM sebagai sarana penyaluran bantuan pemerintah sebesar Rp.110.000 setiap bulan untuk dibelanjakan di e-warong berupa beras dan telur.

Herman berharap, bantuan sosial yang diterima itu memiliki manfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat miskin daerah ini. Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisbeto Amaral mengatakan, penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kota Kupang mulai berlangsung Juli 2018.

“Semua transaksi pembelian dilakukan di e-warong yang telah disiapkan pemerintah Kota Kupang. Dana sebesar Rp110.000 diperuntukkan untuk membeli beras dan telur,” kata Felisberto.

Ia mengatakan, jumlah keluarga penerima manfaat di Kota Kupang mencapai 14.630 terdiri dari 9.562 keluarga penerima manfaat PKH dan 5.068 non PKH.

Dengan demikian, kata Felisberto, total bantuan BPNT nasional yang disalurlan melalui BRI sejak Juli-Desember 2018 di Kota Kupang mencapai Rp.9,6 miliar. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...