2018, 700 Lowongan Kerja di Balikpapan Berhasil Terserap

Editor: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Sedikitnya 700 lowongan pekerjaan telah terserap oleh pencari kerja selama dua kali pelaksanaan Job market Fair (JMF) atau Bursa Kerja yang digelar Pemerintah Kota Balikpapan sepanjang tahun 2018.

Jumlah lowongan pekerjaan yang terserap tersebut berdasarkan laporan yang masuk untuk pelaksanaan dua kali JMF.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan, Tirta Dewi, menerangkan, pada tahun ini pelaksanaan bursa kerja dilakukan sebanyak tiga kali, dan dua kali telah berhasil dilaksanakan. Dari dua kali pelaksanaan tersedia 1700 lowongan pekerjaan, kemudian yang terserap terdapat 700 lowongan.

“Dari dua pelaksanaan sebelumnya, berdasarkan laporan sudah sekitar 700 lowongan yang terserap. Kita sudah hampir 50 persen laporan masuk,” terangnya, Jumat (30/11/2018).

Kemudian pada 1-2 Desember besok, Tirta Dewi mengatakan, kembali dilaksanakan job market fair untuk ketiga kalinya yang bekerjasama dengan pihak swasta dengan melibatkan 40 perusahaan dari berbagai bidang usaha.

“Di BTC di atas lantai yang finance itu, Pasifica. Ini belum saya lihat datanya ada di kantor, tapi ada 40 perusahaan yang terlibat,” sebut Tirta Dewi, dengan tanpa menyebut bidang usaha apa saja yang membuka lowongan pekerjaan.

Saat ini, angka pencari kerja di Kota Balikpapan mencapai 7 ribu orang lebih. Rata-rata adalah lulusan SMA atau SMK. Karenanya, dia berharap, job market fair bisa memberi kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

“Pencaker sudah sekitar 7 ribu lebih dan paling banyak itu SMA dan SMK, mudah-mudahan nanti bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai di Job Fair,” tandasnya.

Sementara itu, tahun 2019 nanti, rencananya tetap akan menggelar tiga kali Job Fair, dua di antaranya dengan melibatkan sekitar 90 perusahaan. Sedangkan satu kali skala sedang dengan hanya 40 perusahaan.

“Tahun 2019 kita ada tiga kali mungkin kita pakai fasilitas pemerintah dan kerja sama dengan swasta. Anggarannya di Disnaker tapi lokasi di APL,” sebutnya.

Tirta Dewi menambahkan, job market fair salah satu upaya pemerintah untuk menekan atau pun mengurangi jumlah pencari kerja sekaligus memfasilitas pencari kerja untuk mencari lowongan pekerjaan.

“Dengan JMF akan mempermudah perusahaan maupun tenaga kerja karena sama-sama terbantu. Perusahaan mencari tenaga kerja, begitu pun pencari kerja juga mencari lowongan pekerjaan. Harapannya dari lowongan yang dibuka dapat terserap sesuai kualitas tenaga kerja,” imbuhnya.

Lihat juga...