hut

2018, Imigrasi Nunukan Deportasi 37 WNA

NUNUKAN  – Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Kaltara, mendeportasi 37 warga negara asing (WNA) ke negara masing-masing hingga November 2018.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo di Nunukan, Kamis.

Ke-37 WNA yang dideportasi sebanyak 32 orang berasal dari Malaysia karena pelanggaran keimigrasian, berupa masuk wilayah Indonesia secara ilegal dan dua orang karena kasus narkoba.

Kedua WN Malaysia yang dideportasi karena eks-narapidana kasus narkoba telah menjalani hukumannya selama lima tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan. Keduanya bernama Ahmad alias Aco bin Ibrahim (27) dan Nur Amalia binti Nasra (28).

Ahmad ini baru bebas dari Lapas Nunukan pada pertengahan November 2018 sehingga masih berada di tahanan Imigrasi Nunukan sambil menunggu kedatangan konsulatnya dari Pontianak, Kalbar.

Sedangkan Nur Amalia binti Nasra sendiri telah dideportasi pada 7 Agustus 2018, di mana bebas dari Lapas Nunukan pada Juli 2018.

Kantor Imigrasi Nunukan juga telah mendeportasi lima WN India karena tertangkap menyalahgunakan izin tinggalnya di daerah itu.

Kelima WN India ini ditangkap saat melakukan aktivitas meminta sumbangan berupa uang dan bahan makanan kepada warga.

“Warga negara India ini ditemukan menyalahgunakan izin tinggal yang dimilikinya. Jadi kita tangkap lalu dideportasi ke negaranya,” ucap Bimo. (Ant)

Lihat juga...