41 Pelamar Lulus Tes SKD CPNS di Sikka

Editor: Satmoko Budi Santoso

187

MAUMERE – Dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sikka yang berakhir Kamis (8/11/2018), dari sebanyak 3.914 peserta yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes, hanya 41 peserta yang memenuhi passing grade dan dinyatakan lulus.

“Yang lulus tes SKD hanya 41 orang saja sehingga masih banyak formasi yang lowong dari 143 formasi yang diperebutkan,” sebut Martha Huberty Pega, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sikka, Sabtu (10/11/2018).

Peserta yang lulus, kata Martha, akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang diperkirakan akan berlangsung pertengahan bulan November nanti. Sementara banyak yang tidak lulus, pihaknya masih menunggu instruksi dari Menpan RB dan BKN.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sikka Dra. Martha Huberty Pega. Foto: Ebed de Rosary

“Terkait banyak peserta yang tidak lulus sehingga banyak formasi yang lowong, kami tidak bisa mengambil keputusan. Kami sedang menunggu kebijakan dari Menpan RB dan BKN terkait hal ini,” tuturnya.

Jumlah nilai tertinggi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), jelas Martha, didapat Agneldis Espaltis yang mengumpulkan poin 140. Poin tertinggi Tes Intelegensi Umum (TIU) diraih Stevani Marwahsari Tolok dengan nilai 135. Sementara Tes Karakteristik dan Kepribadian (TKP) diraih Elisabeth Wora dengan poin 152.

“Total nilai tertinggi dikumpulkan Maria Kristina I R da Gama dengan poin 384, dimana TWK mendapat nilai 115, TIU nilainya 120, dan TKP memperoleh nilai 149. Analis keuangan ini unggul dua poin dari Agneldis Espaltis yang meraih TWK 140, TIU 95, dan TKP 147,” ungkapnya.

Untuk penerimaan CPNS tahun 2018, Kabupaten Sikka mengajukan usulan sebanyak 212 formasi namun BKN hanya menyetujui 143 formasi yang meliputi 65 tenaga kesehatan, 39 tenaga guru, dan 39 tenaga teknis lainnya.

Sementara itu, tes SKD untuk pemerintah provinsi NTT, sebut Sekda NTT, Benediktus Polo Maing, dari jumlah peserta seleksi sebanyak 7.243 orang, peserta yang mengikuti seleksi hanya 7.005 dan yang tidak hadir berjumlah 238 peserta.

“Dari jumlah tersebut, yang lulus passing grade tes SKD hanya 89 peserta saja atau 1,3 persen sementara yang tidak lulus sebanyak 6.916 peserta atau sebesar 98,7 persen,” terangnya.

Saat ini, BKD NTT, kata Benediktus, sedang melakukan perekapan hasil passing grade dari semua peserta. Dari data peserta tersebut akan dibuat perangkingan nilai dari setiap peserta yang tidak lulus tersebut.

“Memang banyak peserta yang tidak lulus passing grade, sehingga kami akan menyurati Menpan RB meminta kebijakan terkait hal ini. Kita segera lakukan perekapan ranking peserta agar bila ada kebijakan lain datanya sudah tersedia,” sebutnya.

Baca Juga
Lihat juga...