70 SD Negeri di Jember Tak Miliki Kepala Sekolah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

160
Ketua PGRI Jember, Supriyono. Foto: Kusbandono

JEMBER — Menuntut penyelesaian berbagai masalah pendidikan seperti belum terisinya jabatan kepala sekolah di 70 SD Negeri, Puluhan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jember melurug kantor dinas pendidikan setempat, Kamis (8/11/2018).

“Ada sekitar 70 SD yang tersebar di sejumlah kecamatan yang hingga saat ini belum memiliki kepala sekolah definitif, masih dijabat oleh Plt (Pelaksana tugas),” ungkap Ketua PGRI Jember, Supriyono usai pertemuan dengan Kadispendik.

Menurut Supriyono, kekosongan jabatan kepala sekolah ini sudah berlangsung cukup lama. Hanya saja sejauh ini belum ada langkah nyata dari Dinas Pendidikan.

“Kekosongan ini baik dikarenakan kepala sekolah yang lama pensiun, ada yang sakit keras sehingga tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya. Ada juga dimutasi ke sekolah lain. Ini tentu ada prosedur pengangkatannya. Tapi yang kita tanyakan di sini kenapa prosesnya memakan waktu cukup lama,” imbuhnya.

Kekosongan kepala sekolah ini, kata Supriyono jelas berpengaruh terhadap pengelolaan dan proses pembelajaran di sekolah. Sebab, seorang Pelaksana tugas tidak bisa mengambil kebijakan yang sifatnya strategis.

“Jelas dampaknya luar biasa terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Karena kewenangan Plt itu terbatas,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kadispendik Jember, Imam Ghozali mengakui adanya keterlambatan proses pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong. Namun demikian, pihaknya sudah menyiapkan dan saat ini sudah masuk dalam tahap wawancara.

“Mungkin ini memang kesalahan Dispendik yang kurang responsif, kurang cepat. Tapi dalam waktu dekat insyaallah sudah selesai. Ini sudah masuk tahap wawancara yang dipimpin langsung oleh Pak Wabup,” terangnya.

Memang dalam mengisi jabatan kepala sekolah ini, Dispendik benar-benar selektif agar mereka yang nantinya menjabat benar-benar memiliki kualitas yang baik.

“Baik dari sisi keilmuan, leadership, dan manajemen sekolah,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...