AFF Futsal, Indonesia Menyerah 5-7 dari Malaysia

Editor: Mahadeva WS

237

YOGYAKARTA – Laga sengit tersaji di laga lanjutan Grup A Piala AFF Futsal 2018, saat Indonesi bertemu rival bebuyutan Malaysia. Dalam duel seru yang melahirkan 12 gol di GOR UNY, Selasa (6/11/2018), Indonesia dipaksa menyerah 5-7 oleh Malaysia.

Kekalahan itu menjadikan Indonesia turun peringkat di kelasemen sementara. Indonesia berada di peringkat dua dengan poin tiga. Sama dengan Myanmar yang sukses menghancurkan Kamboja 11-2. Namun Indonesia unggul head-to-head dengan Myanmar setelah menang 5-1 atas Myanmar di laga pertama. Sedangkan Malaysia mengukuhkan posisinya di puncak kelasemen dengan poin enam.

Mereka mencatat dua kemenangan setelah di laga sebelumnya menang telak 10-0 atas Kamboja. Dari hasil itu, Kamboja praktis sudah tersingkir dari grup. Sedangkan dua tiket ke semifinal diperebutkan Malaysia, Myanmar dan Indonesia. Meski sudah menang dua kali, Malaysia belum sepenuhnya mengantongi tiket semifinal. Langkah mereka ditentukan pada laga melawan Myanmar, Rabu (7/11/2018). Bila kalah, Myanmar yang lolos karena unggul head-to-head dengan Malaysia.

Bila menang, Malaysia dipastikan tampil sebagai juara grup dan terhindar dari pertemuan dengan juara bertahan Thailand. Sebaliknya, peluang Indonesia lolos ke semifinal lebih terbuka dengan mengalahkan Kamboja.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Kensuke Takahashi, tak mempersoalkan berapa gol yang ingin diciptakan timnas Indonesia di laga terakhir. “Saya fokus bagaimana meraih kemenangan atas Kamboja, dan bukan berapa gol yang harus diciptakan timnas. Kemenangan lebih penting daripada gol yang tercipta,” kata Takahashi. Menanggapi kekalahan Indonesia, pelatih asal Jepang tersebut menilai, anak asuhnya banyak melakukan kesalahan mendasar. Akibatnya, lawan bisa langsung unggul tiga gol di menit-menit awal pertandingan.

“Ini bukan masalah mentalitas, tetapi kesalahan mendasar yang dilakukan pemain. Ini yang mengakibatkan kami bisa kemasukan tiga gol. Bila tidak melakukan kesalahan mendasar, kami mungkin tidak akan kemasukan dan hasil akhir pertandingan bakal berbeda,” ujar Takahashi.

Malaysia disebutnya, juga lebih unggul dalam detail pertandingan. Mereka juga tampil penuh percaya diri, meski mendapat tekanan dari ribuan suporter yang memadati GOR UNY. “Tidak hanya kalah dalam detail, kami juga sering kemasukan lewat set piece. Ini yang harus diperbaiki di laga selanjutnya,” katanya.

Pelatih Malaysia, Chiew Chun Yong, menyebut, timnya belum lolos meski sudah memenangi dua pertandingan. Ini yang menjadikan Malaysia harus bermain habis-habisan di laga terakhirnya melawan Myanmar. “Kami belum sepenuhnya lolos. Kami harus memenangkan pertandingan terakhir melawan Myanmar,” kata Chun Yong.

Chun Yong memuji penampilan Indonesia, yang menunjukkan perkembangan pesat sejak ditangani Takahashi. Dirinya juga terkesan dengan suporter saat memberi dukungan kepada tim Indonesia.

Baca Juga
Lihat juga...