Anggaran Rehabilitasi Jalan di Palu Rp10 Miliar

141
Jembatan Kuning yang menjadi penghubung di Sulteng runtuh karena gempa dan tsunami - dokumentasi CDN

PALU – Pemerintah Kota Palu, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), menyiapkan anggaran Rp10 miliar, untuk merehabilitasi jalan-jalan di dalam kota. Jalan tersebut rusak akibat gempa bumi, tsunami dan likuefaksi, 28 September 2018 silam.

“Dana tersebut berasal dari APBD Perubahan Kota Palu 2018,” kata Plt. Kadis PU Palu, Iskandar Arsyad, Rabu (7/11/2018).

Dari delapan Kecamatan di Kota Palu, jalan di tiga kecamatan banyak yang mengalami kerusakan. Ketiga wilayah tersebut adalah, Kecamatan Palu Barat, Palu Utara dan Mantikulore. Sementara untuk wilayah lain, kerusakan yang terlihat seperti retak, terbelah, pecah hingga amblas. Pemkot Palu saat ini, lebih mengutamakan merehabilitasi jalan yang dilalui kendaraan pengangkut bantuan. Hal itu untuk memudahkan penyaluran bantuan bagi korban bencana.

Iskandar menargetkan, ruas jalan yang diprioritaskan tersebut, dapat selesai direhabilitasi sebelum memasuki 2019. Anggaran Rp10 miliar tersebut, dari perhitungan yang dilakukan, tidak cukup untuk membiayai seluruh jalan yang rusak.

Pemkot Palu, melalui Dinas PU Palu, akan kembali mengusulkan dana rehabilitasi jalan dalam kota pada APBD 2019. “Kita masih bicarakan, dan bahas berapa dana yang dibutuhkan. Setelah itu, baru kita masukkan dalam rancangan APBD 2019. Kita berharap tahun depan semua ruas jalan dalam kota yang rusak dapat direhabilitasi,” jelasnya.

Untuk ruas jalan provinsi dan jalan nasional, yang rusak di kota Palu, sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...