ANRI Luncurkan Guide Arsip Presiden Soeharto

Editor: Mahadeva WS

479

JAKARTA – Direktorat Pengolahan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), meluncurkan program Penyusunan Guide Arsip Tematis Presiden Soeharto. Peluncuran panduan tentang sejarah perjalanan Presiden RI ke-2 dari 1967-1998 tersebut, dihadiri tujuh pengurus Yayasan yang didirikan alm. HM Soeharto.

Titiek Soeharto memberikan sambutan pada peluncuran program Guide Arsip Tematis Presiden Soeharto – Foto M Fahrizal

Program tersebut, dilakukan untuk memudahkan masyarakat Indonesia dan internasional, mengakses sejarah perjalanan HM Soeharto. Puteri HM Soeharto, Siti Hediati Soeharto, yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya, kepada pimpinan kearsipan nasional, yang telah mengekspose guide arsip presiden Soeharto.

Diharapkan, guide arsip Presiden Soeharto, dapat membantu masyarakat memilih dan memilah, informasi mana yang baik dan yang benar, tentang perjalanan sejarah HM Soeharto. Menurut Titiek, catatan sejarah otentik, disusun berdasarkan pendataan kearsipan, yang runut dan lengkap oleh arsip nasional. Menjadi suatu catatan sejarah penting, bagi perjalanan Bangsa Indonesia.

Sebagaimana diketahui, bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghormati para pahlawan. “Maka atas nama keluarga almarhum Bapak Soeharto, kami menyambut baik dan bersedia mendukung ANRI, dalam perunutan sejarah perjalanan Soeharto yang terekam dalam arsip,” tandas Titiek.

Titiek berharap, ANRI memberikan informasi yang sebenar-benarnya. “Buruk benar, silahkan ditampilkan, jangan direkayasa, tampilkan yang sebenar-benarnya, agar rakyat mengetahui sejarah perjuangan bapak Soeharto dalam membangun dan memperkokoh pondasi negara RI,” tandas Titiek.

Titiek menyebut, masyarakat merasakan, kehidupan di zaman Soeharto begitu makmur, aman. Di awal kepemimpinan, Presiden Soeharto, mengutamakan sektor pertanian. Sementara saat ini, pertanian sudah tidak di nomorsatukan lagi. Sedangkan mengenai agenda pemerintah saat ini, yang sedang gencar meningkatkan infrastruktur pembangunan. Hal itu disebut Titiek tinggal mencontek keberhasilan, yang dikerjakan oleh Pak Harto.

Tiiek Soeharto bersama jajaran ANRI pada peluncuran Arsip Tematis Presiden Soeharto – Foto M Fahrizal

Titiek menyebut, formula keberhasilan pembangunan di Indonesia, bukan hasil karya Pak Harto seorang diri. Namun, karya putra putri terbaik bangsa, sehingga keberhasilan yang dicapai Pak Harto, tinggal dicontek. “Program Keluarga Berencana, klompencapir, merupakan beberapa contoh sukses dijaman bapak. Kemudian Bulog, bisa dilihat sekarang fungsi bulog tidak berfungsi seperti dulu, padahal jika dikembalikan fungsinya, akan banyak membantu untuk swasembada, tidak seperti sekarang yang melakukan impor dan impor yang tidak terkendali,” tandasnya.

Titiek menyebut, arsip tentang Presiden Soeharto, menjadi salah satu warisan yang memiliki nilai tinggi, bagi anak cucu. Generasi penerus dapat memanfaatkannya sebagai media pembelajaran yang baik, untuk keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sarip Hidayat, S.Kom, M.Si, Direktur pengolahan ANRI menyebut, Guide Arsip Presiden ke-2 RI, bapak H.M.Soeharto, merupakan arsip tekstual. Keberadaanya memiliki informasi tentang peristiwa penting pada pemerintahan Presiden Soeharto. Arsipnya berjumlah 383 nomor, terdapat di dalam khazanah arsip. Sedangkan arsip berupa foto, berjumlah 633 nomor, terdapat di khazanah arsip foto.

Informasi tentang peristiwa penting pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, juga terdapat di khazanah arsip perseorangan, berupa arsip inventaris pribadi Abdul Wahab Soerdjoadiningrat (periode 1946-1973), inventaris Arsip Koleksi Wiweko Soepono (1943-1984), inventaris arsip Sekretariat Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah (1973-1978).

Inventaris arsip Sekretariat Wakil Presiden Adam Malik (1978-1982), inventaris arsip Sekretariat Wakil Presiden Sri Sultan Hamengkubuwono IX (1973-1978), inventaris Marzuki Arifin (1945-1984). “Materi guide arsip ini merupakan hasil penelusuran arsip pada seluruh daftar dan inventaris arsip statis, yang tersedia di unit layanan arsip ANRI, terkait dengan peristiwa penting pada masa pemerintahan Presiden Soeharto periode 1967-1998,” jelasnya.

Guide arsip tersebut, akan memudahkan pengguna arsip, untuk mengakses semua arsip mengenai berbagai macam peristiwa dan kebijakan, pada masa Presiden Soeharto di periode 1967-1998.

Baca Juga
Lihat juga...