Awal 2019, Tol Ngawi-Kertosono Beroperasi

130
Ruas Tol Solo-Ngawi - Dok: CDN
JAKARTA – PT. Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono, menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.
Direktur PT JNK, Iwan Moedya.rno, mengatakan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono Seksi 4 Wilangan-Kertosono telah rampung 100 persen.
Hal itu disampaikan di sela perjalanan Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa yang dihadiri Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, didampingi Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, dan Direktur Utama PT Waskita Karya, I Ngurah Putra, Senin (12/11/2018).
Kini, JNK tengah berfokus pada penyelesaiaan pekerjaan teknis. Saat ini Jalan Tol Ngawi-Kertosono Seksi Wilangan-Kertosono sudah mencapai 90 persen.
“Masih ada sedikit pekerjaan rigid pavement yang perlu diselesaikan, tidak banyak, oprit Jembatan sudah selesai semuanya, sisanya adalah pekerjaan pelengkap, jalan seperti lampu-lampu penerangan jalan umum, Median Concrete Barrier, marka dan rambu-rambu serta kesiapan Gerbang Tol Nganjuk,” kata Iwan.
Jalan Tol Ngawi-Kertosono, yang telah beroperasi sebagian ini, memiliki panjang total 87,02 kilometer.
Pekerjaan di ruas Ngawi-Wilangan sepanjang 49,50 kilometer dilakukan oleh PT JNK, dan sudah dioperasikan sejak 1 April 2018, sedangkan sisanya 37,97 kilometer dikerjakan oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR.
Jalan Tol Ngawi-Kertosono dapat menjadi akses bagi pengguna jalan dari dan atau yang ingin menuju Jalan Tol Solo-Ngawi. Jalan Tol Solo-Ngawi sendiri adalah jalan tol yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.
Baik Jalan Tol Ngawi-Kertosono maupun Jalan Tol Solo-Ngawi, merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa, yang mempunyai peranan penting dalam menjalankan roda perekonomian, sekaligus menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...