Banjir Landa Dua Desa di Dompu NTB

181
Ilustrasi -Dok: CDN

MATARAM — Desa Tolokalo dan Songgajah, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dilanda banjir setinggi satu setengah meter akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (9/11/2018) pukul 14.20 WITA atau 13.20 WIB.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, Wan Muntajul, yang dihubungi dari Mataram, menyebutkan sekitar 400 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

Ratusan rumah warga yang terendam di Desa Tolokalo tersebar di Dusun Kesi, dan Dusun Kresna. Sedangkan rumah yang terendam di Desa Songgajah, tersebar di Dusun 3, dan Dusun 4.

“Perkiraan sementara ada sekitar 400 rumah warga yang terendam banjir di dua desa tersebut dengan ketinggian air ada yang mencapai dada orang dewasa hingga satu setengah meter,” katanya.

Selain merendam rumah warga, kata dia, banjir tersebut juga merendam satu SMP dan kantor desa setempat.

Informasi sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Dompu, tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut. Warga terdampak banjir tidak ada yang mengungsi.

Banjir tersebut menyebabkan antrean panjang kendaraan, baik dari arah Kecamatan Pekat, maupun dari arah Kecamatan Kempo.

“Berdasarkan laporan dari Camat Kempo, banjir sudah surut mulai pukul 16.30 WITA, semua kendaraan sudah bisa lewat,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Dompu mengupayakan bantuan yang ada di gudang logistik disalurkan kepada warga terdampak banjir mulai malam hari. BPBD Provinsi NTB juga akan segera mendistribusikan bantuan dari Mataram. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...