Banjir Rendam Dataran Perbatasan Indonesia-Malaysia

240
Ilustrasi - Dok CDN

PUTUSSIBAU – Sejumlah daerah di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terendam banjir. Banjir terjadi sejak Minggu (11/11/2018) pagi.

Kedalaman genangan air, rata-rata sekira setengah meter. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Badau, karena curah hujan yang cukup tinggi. “Banjir memang masih merendam dataran rendah di Badau, dan sempat merendam pemukiman warga namun sudah mulai surut,” kata Camat Badau, Adenan Minggu (11/11/2018) malam.

Adenan mengatakan, sejumlah titik yang terendam banjir yaitu, lapangan bola Badau, depan Kantor Urusan Agama (KUA) Badau, daerah Badau Hilir dan Badau Tengah. “Biasanya, banjir itu tidak lama, karena luapan air sungai akibat hujan,” ujar Adenan.

Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan atau Pamtas, Batalyon Infanteri 320 Badak Putih, Letkol Infantri Imam Wicaksana, membenarkan adanya banjir di Kecamatan Badau dan sejumlah dataran rendah di daerah tersebut. “Kurang lebih 100 rumah terdampak banjir, dan sejumlah rumah di tepi sungai terendam, namun air mulai surut dibandingkan dengan kondisi tadi siang,” jelas Imam.

Menyikapi banjir tersebut, Imam mengatakan, TNI selalu siap apabila diminta untuk membantu evakuasi warga. Namun demikian, masyarakat masih memilih bertahan, dan tidak ada yang mengungsi, karena air berangsur surut. “Kami selalu monitor dan siap jika diminta untuk diperbantukan membantu masyarakat yang kebanjiran,” kata Imam.

Dirinya mengimbau, masyarakat di Kecamatan Badau agar selalu waspada terhadap kemungkinan bencana alam seperti banjir dan untuk proaktif menyampaikan apabila ada perkembangan banjir yang cukup besar. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...