BPBD Mandailing Natal Tunggu Delapan Alat Berat

124
Ilustrasi -Dok: CDN
MEDAN – Delapan alat berat yang dikirim Pemerintah Provinsi Sumatra Utara untuk membantu upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Natal -Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, diperkirakan tiba harin ini.
“Alat-alat berat itu sangat diperlukan untuk menangani longsor, dan memindahkan sejumlah rumah dan kendaraan warga yang hanyut akibat banjir yang melanda daerah tersebut, pada Rabu (7/11) malam,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution, Kamis (9/11/2018).
Menurut Nasution, berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat 46 rumah hanyut dan satu unit terbakar dalam bencana yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Natal-Lingga Bayu itu.
Sebanyak 16 dari 46 rumah yang hanyut itu berada di Desa Simpang Gambir sedangkan sisanya berada di Desa Ranto Sore Sigala-Gala (8), Aek Garingging (8), Sikumbu (6), Pulo Padang (6), dan Tapus (2).
“Selain menghanyutkan rumah, banjir tersebut juga menyeret satu mobil dan menyebabkan satu rumah di Desa Simpang Gambir terbakar,” jelasnya.
Nasution lebih lanjut mengatakan, bahwa Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah direncanakan mengunjungi warga masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor itu.
“Musa Rajekshah juga telah memerintahkan petugas BPBD Kabupaten Mandailing Natal mendata rumah-rumah warga yang hanyut, rusak, dan tertimbun tanah longsor,” katanya.
Muhammad Yasir Nasution mengatakan, pihaknya masih mendata para warga yang rumahnya terkena dampak banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal itu. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...