BPBD Sampang: Waspadai Angin Kencang Awal Musim Hujan

274
Ilustrasi BPBD - Dokumentasi CDN

SAMPANG — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang, Jawa Timur, Anang Djoenaidi meminta masyarakat di wilayah agar meningkatkan kewaspadaan, akan terjadi angin kencang dan puting beliung pada awal musim hujan seperti sekarang ini.

“Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, angin kencang dan puting beliung berpotensi terjadi pada awal musim hujan seperti saat ini,” kata Anang di Sampang, Kamis (8/11/2018).

Menurut Anang, berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memasuki bulan November 2018 ini, mulai turun hujan dan beberapa kecamatan di Kabupaten Sampang, memang telah diguyur hujan dalam tiga hari terakhir ini.

“Hari ini saja hujan turun tiga kali, yakni pada dini hari, lalu pagi, siang tadi,” katanya.

Hujan yang mengguyur Kota Sampang, Madura, Jawa Timur dalam tiga hari terakhir ini, masuk dalam kategori normal dan tidak disertai angin kencang.

“Namun demikian, kita perlu tetap meningkatkan kewaspadaan. Sebab, berdasarkan prakiraan BMKG juga, potensi angin kencang dan angin puting beliung awal musim hujan ini berpotensi terjadi,” katanya.

Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Sampang ada empat kecamatan yang termasuk rawan terjadi angin puting beliung saat musim hujan yaitu Kecamatan Tambalangan, Karang Penang, Kedungdung dan Kecamatan Robatal.

“Secara geografis keempat wilayah ini berada di perbukitan,” kata Anang.

Selain rawan puting beliung dan angin kencang, keempat kecamatan itu, juga rawan longsor.

“Kami telah memerintah para staf untuk melakukan pemantauan khusus keempat kecamatan yang rawan puting beliung dan angin kencang itu,” katanya, menjelaskan.

Selain angin puting beliung dan tanah longsong, jenis bencana alam lainnya yang berpotensi terjadi di Kabupaten Sampang saat musim hujan adalah banjir.

“Khusus banjir ini, terpusat di Kota Sampang, karena kota ini masuk dataran rendah, dan biasanya banjir yang terjadi adalah banjir kiriman dari hulu sungai,” kata Anang. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...