Cegah Kanker, Deteksi Dini Melalui Tes Kesehatan

Editor: Satmoko Budi Santoso

123

DENPASAR – Kanker leher rahim dan kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak dijumpai di Indonesia.

Setiap tahunnya jumlah penderita kanker seluruh dunia mengalami peningkatan, diperkirakan 14.1 juta kasus kanker baru yang muncul setiap tahun dan pada tahun yang sama terdapat 8.2 juta kematian karena kanker.

Ketua PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengatakan, bahwa Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara pada perempuan adalah salah satu alternatif untuk menurunkan kematian pada ibu-ibu.

Ketua PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster.-Foto: Sultan Anshori.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan bersama yaitu dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kanker, mendorong lintas sektor lainnya serta individu juga masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyakit mematikan tersebut.

“Untuk itu, saya berharap, upaya preventif yang telah dikembangkan dalam program deteksi dini kanker leher rahim melalui metode Inisiasi Visual Asam Asetat (IVAA) dan pemeriksaan payudara secara klinis dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker. Disamping itu, ia juga berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong upaya kuat dalam meningkatkan cakupan deteksi dini pencegahan kanker,” ucapnya dalam acara Gebyar Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara melalui IVAA Test dan Sadanis, Jumat (9/11/2018).

Dirinya juga meminta para peserta yang hari ini telah diperiksa agar menukarkan semangat  kepada masyarakat, khususnya para perempuan terlebih para ibu rumah tangga, tentang pentingnya pemeriksaan dini kanker leher rahim.

“Karena saya ingin wanita Bali itu selain cantik di luar juga cantik di dalam dengan menjaga kesehatannya, karena ibu adalah garda terdepan kesejahteraan keluarga”, imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selain dalam rangka deteksi dini kanker di kalangan perempuan juga sekaligus dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional.

Untuk itu, ia mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan oleh lintas sektor dimana target peserta yang melakukan IVAA Test dan Sadanis di Bali adalah 6000 orang. Khusus untuk kegiatan ini, ditargetkan sebanyak 600 orang peserta tes.

Sedangkan untuk mengakomodasi target tersebut, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Klungkung, Buleleng, Karangasem dan Kota Denpasar untuk menyediakan mobil kesehatan dalam melakukan pemeriksaan.

“Dengan kegiatan ini, saya berharap, sesuai dengan arahan Ketua PKK Provinsi Bali, dapat diikuti oleh masyarakat luas, sehingga semakin banyak yang melakukan pemeriksaan. Maka semakin terbuka pengetahuan wanita Bali terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” pungkas Suarjaya.

Baca Juga
Lihat juga...