Daerah Rawan Karhutla Diminta Tetap Waspada

153
Karhutla, ilustrasi - Dok. CDN
PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Selatan, meminta bagi daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tetap siaga dalam mengantisipasi, agar tidak terjadi kabut asap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah, mengatakan, walaupun satuan tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan telah dibubarkan, tetapi daerah rawan kebakaran harus selalu siaga.
“Sekarang ini tugas pencegahan telah diserahkan pada BPBD dan instansi terkait lainnya di kabupaten dan kota Sumsel, sehingga siaga harus menjadi perhatian,” ujarnya, Rabu (7/11/2018).
Dia mengatakan, hal ini karena sewaktu-waktu bisa saja timbul titik api, karena intensitas hujan sekarang ini belum merata dan tinggi.
Sehubungan dengan itu, bagi kabupaten dan kota terutama daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, harus tetap siaga untuk mengantisipasi, agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Daerah rawan kebakaran hutan dan lahan berdasarkan pengalaman selama ini, antara lain Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, Musirawas.
Memang, kata dia, daerah tersebut terdapat lahan gambut dan hutannya juga masih luas, sehingga rawan kebakaran bila saat musim panas.
Menurut dia, memang selama Satgas terbentuk, kabut asap tidak terjadi karena petugas  darat maupun udara cukup maksimal melaksanakan pencegahan.
Bahkan, menurut dia, satgas rutin melaksanakan patroli darat dan udara untuk memadamkan titik api bila timbul. Selain itu, juga bom air rutin disiramkan melalui helikopter dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.
“Alhamdulillah, Sumsel tidak terjadi kabut asap, terutama pada saat pelaksanaan Asian Games Agustus lalu, sehingga pesta olah raga internasional tersebut berlangsung sukses,” katanya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...