Dana Desa di HSU Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Keterampilan Warga

185
Ilustrasi Dana Desa - Dok:CDN

AMUNTAI — Pemerintah desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, memanfaatkan dana desa untuk meningkatkan keterampilan warganya dalam berbagai bidang.

Kepala Desa Tambalang Kecil Kecamatan Sungai Pandan, Muhammad Yusuf, mengatakan pihaknya tertarik mengadakan pelatihan kerja untuk mengurangi jumlah pemgangguran dan meningkatkan sumber daya manusia di desa.

Menurut Yusuf, untuk meningkatkan keterampilan warga, pihaknya menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sentra Mitra Karya.

Yusuf mengatakan, pelatihan dengan menggunakan dana desa tersebut, disesuaikan dengan peluang usaha di masyarakat, seperti menjahit dan stainles aluminium.

“LPK Sentra Mitra Karya (Semitra) juga memiliki tenaga pelatih (instruktur) yang cukup lengkap, sehingga bisa memberikan pelatihan berbagai jenis usaha pekerjaan kepada masyarakat,” katanya di Amuntai, Selasa (6/11/2018).

Tenaga pendamping dana desa Kecamatan Sungai Pandan Maysarah mengatakan, pelatihan kerja untuk jenis usaha menjahit dan stainless aluminium di Desa Tambalang Kecil, merupakan jenis pelatihan kerja yang pertama kali dilaksanakan pemerintahan desa di Kabupaten HSU yang menggunakan dana desa.

Selama ini aparat pemerintahan desa bersama masyarakat cenderung mengelola dana desa, hanya untuk pembangunan infrastruktur dan program pembangunan lain,” katanya.

Menurut dia, sangat jarang yang memanfaatkan dana desa tersebut, untuk meningkatkan ketrampilan dan sumber daya manusia desa, seperti kursus dan pelatihan kerja.

Maysarah berharap, desa-desa lainnya, bisa menggelar pelatihan kerja sesuai kebutuhan lapangan kerja di desa, dengan menngunakan DDs, agar jumlah pengangguran desa bisa diminimalisasi.

Sehingga, tambah dia, pemberdayakan masyarakat meningkat dan berkembang, yang padi akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Kepala LPK Semitra Amuntai, Khairunnisa, mengatakan pihaknya siap bekerja sama jika pemerintahan desa ingin melaksanakan pelatihan kerja di desa.

“Kita menawarkan beberapa paket dan jenis pelatihan kerja sesuai permintaan desa dan menyediakan tenaga instruktur untuk berbagai pelatihan kerja yang diinginkan,” Khairunnisa.

Ia menerangkan, pelatihan kerja yang dilaksanakan di Desa Tambalang Kecil menggunakan paket pelatihan selama 24 hari dengan pemberian materi enam jam setiap harinya.

Ia mengungkapkan jika beberapa desa mulai tertarik melaksanakan pelatihan kerja dalam rangka mengurangi angka pengangguran di desa mereka dan memberdayakan masyarakat.

Sekretaris Kecamatan Sungai Pandan Akhmad Rustam juga mengakui terinspirasi dari aparat desa Tambalang Kecil yang berkeinginan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan kerja.

“Kita akan memotivasi aparat desa dan masyarakat khususnya di Kecamatan Sungai Pandan bersama pihak Perkades agar desa juga mempertimbangkan pengelolaan dana desa untuk melaksanakan pelatihan kerja,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...