DVI Polri Kembali Identifikasi Enam Jenazah, Salah Satunya Bayi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

184

JAKARTA — Usai sidang rekonsiliasi, Kepala RS Bhayangkara Tk.1 R Said Sukanto Brigjen Musyafak mengumumkan hasil identifikasi melalui pemeriksaan medis dan sidik jari pada jenazah bayi perempuan atas nama Kyara Aurine Daniendra (1,3).

“Selain itu juga, kami mengidentifikasi lima jenazah melalui metode DNA, yaitu Muas Effendi (57), Murdiman (46), Ambo Malibone (36), Darwin Hariyanto (51) dan Fendi Christanto (46). Selain jenazah bayi, semuanya berjenis kelamin laki-laki,” kata Musyafak, Jumat (9/11/2018).

Hasil identifikasi hari ini, menjadikan total jumlah penumpang yang berhasil diidentifikasi mejadi 77 penumpang. Dengan rincian, 57 orang laki-laki dan 20 orang perempuan.

“Dari 77 yang teridentifikasi, persentase terbesar memang penggunaan metode DNA untuk menentukannya. Mengingat body part yang ditemukan memang kecil-kecil. Jadi penggunaan aspek medis dan tanda properti, seperti gigi geligi serta sidik jari memang lebih sedikit dibandingkan DNA,” ucap Musyafak lebih lanjut.

Suasana Upacara Serah Terima Enam Jenazah, Jumat (9/11/2018). Foto: Ranny Supusepa

Terkait kondisi jenazah yang mulai membusuk di hari yang ke-12 ini, Musyafak menyampaikan bahwa Tim DNA semakin berhati-hati dalam melakukan penyelidikan.

“Pada umumnya lancar. Memang ada kendala pada jenazah yang mulai membusuk karena sudah 12 hari, yang menyebabkan proses identifikasi membutuhkan proses yang lebih lama dan perlu kehati-hatian dan pengambilan sampel DNA. Kami harap, semua bisa terdeteksi,” kata Musyafak.

Saat upacara serah terima, Kepala Forensik Dr. Edi Purnomo kembali meminta kesabaran dari pihak keluarga untuk menunggu proses identifikasi.

“Kami meminta pihak keluarga untuk bersabar menunggu proses identifikasi. Kami akan melakukan sebaik-baiknya dan secepat yang kami bisa,” ucap Dr. Edi.

Sementara itu, Kakek dari jenazah bayi bernama Kyara yang berhasil diidentifikasi, Anshori menyebutkan, akan membawa Kyara kembali ke Bangka Belitung, setelah jenazah kedua orang tuanya, Rizal Gilang Perkasa dan Wita Seriani yang saat ini belum teridentifikasi.

“Keluarga besar sudah bersepakat untuk membawa Kyara bersama-sama dengan kedua orangtuanya. Dengan ketemunya jenazah cucu saya ini, saya berharap bisa menjadi petunjuk keberadaan kedua orang tuanya. Nanti baru kita semayamkan bersama,” kata Anshori, yang merupakan ayah dari Wita Seriani.

Baca Juga
Lihat juga...