Hampir Semua Wilayah Perbatasan NTT Terjangkau Jaringan Seluler

152
Ilustrasi -Dok: CDN
KUPANG – Sekitar 90 persen wilayah perbatasan di Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah terjangkau jaringan seluler. Sementara, 10 persen wilayah lain yang belum terjangkau sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait yang berkompeten.
Demikian Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Nusa Tengara, Teny Ginaya, menjawab pertanyaan seputar pembangunan BTS di wilayah perbatasan, Kamis (8/11/2018).
Warga negara Indonesia yang bermukim di perbatasan, seperti di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, dengan wilayah kantung Timor Leste, Oecusse, kesulitan menggunakan internet dari Telkomsel Indonesia.
Mereka terpaksa membeli voucer internet dari Timor Leste untuk berkomunikasi.
“Proses pembangunan BTS Telkomsel di wilayah perbatasan NTT sudah mencapai 90 persen. Masih ada 10 persen wilayah perbatasan yang belum tercover,” katanya.
Wilayah perbatasan lain yang belum terjangkau, sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait yang berkompeten, untuk segera memulai pembangunan.
Dia menambahkan, pembangunan BTS di wilayah perbatasan tetap menjadi prioritas Telkomsel saat ini, untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat di daerah perbatasan.
Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah NTT dan sekitarnya, dalam hal kelancaran komunikasi dan kecepatan akses penyebaran informasi melalui layanan data Telkomsel. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...