Hari Pahlawan, Timlo Solo Tur ke Makam Pak Harto

Editor: Satmoko Budi Santoso

236

SOLO – Puluhan anggota Komunitas Mobil Timor Solo (Timlo) punya cara unik dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November. Para pecinta mobil nasional ini menggelar touring kebangsaan dengan finis di tempat disemayamkannya Presiden Kedua Indonesia, Jenderal Besar H.M Soeharto, di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kegiatan touring kebangsaan yang dilakukan Komunitas Mobil Timor dari Solo Raya ini awalnya berkumpul di bawah jembatan fly over Palur, Jaten, Karanganyar. Setelah berkumpul, para pecinta mobnas yang diproduksi dari 1996 hingga 2001 ini, sempat keliling ke sejumlah lokasi yang bersinggungan dengan pahlawan.

Rombongan juga melintas di Monumen Jaten, yang merupakan petilasan tempat kelahiran Ibu Tien Soeharto. Touring kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional dilanjutkan dengan ziarah ke Astana Giribangun.

Momentum ini pun dimanfaatkan bagi anggota Timor Solo Club untuk mendekatkan diri dengan sosok Presiden Soeharto, memanjatkan doa dan mengetahui lebih jauh makam keluarga dari trah Pura Mangkunegaran tersebut.

Perwakilan Timlo Haryono – Foto Harun Alrosid

Perwakilan Timlo, Haryono, menyebutkan, peringatan Hari Pahlawan Nasional ada momentum yang selama ini tidak pernah dilakukan khususnya bagi pecinta mobil timor di Solo Raya. Sebab, di Hari Pahlawan Nasional, mereka bisa ziarah ke makam sosok pahlawan yang telah membawa Bangsa Indonesia dari awal kemerdekaan hingga menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh negara-negara tetangga.

“Kami mengadakan touring kebangsaan dalam rangka untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan khususnya Jenderal Besar H.M Soeharto yang kita cintai bersama. Betapa beliau sudah berjuang dari awal kemerdekaan hingga memerintah selama 32 tahun,” kata Haryono kepada Cendana News, usai ziarah, Sabtu (10/11/2018) petang.

Menurut dia, Presiden Soeharto merupakan sosok yang sepanjang hidupnya mengabdi kepada bangsa dan negara. Hal ini ditunjukkan dengan kecintaan Soeharto bersama rakyatnya yang selama memimpin bangsa Indonesia tulus dan ikhlas.

Tak hanya itu, sosok Presiden Soeharto juga satu-satunya pemimpin Bangsa Indonesia yang mampu melaksanakan pembangunan secara merata dan benar-benar dirasakan rakyat. Pemerintahan Orde Baru juga menjadi satu-satunya pemerintahan yang mampu mengantarkan Indonesia Swasembada pangan dan mampu menjaga stabilitas nasional dengan baik.

“Selama hidup, Timlo melihat sudah banyak sekali jasa Pak Harto mulai bangsa Indonesia dari nol yakni pasca-kemerdekaan hingga swasembada pangan,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...