Jateng, DKI, Kalbar dan Jabar, Provinsi Paling Informatif

Editor: Mahadeva WS

259

JAKARTA – Pemprov Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat, sukses meraih kualifikasi badan pemerintah provinsi informatif. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi dari hasil monitoring Komisi Informasi Pusat (KIP). 

Penghargaan langsung diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Kalbar, Sutarmidji, dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Hasil monitoring dan evaluasi, implementasi keterbukaan informasi badan publik tahun 2018, yang dilakukan KIP menempatkan Pemprov Jateng dengan nilai 96,95, Pemprov DKI 93,19, Pemprov Kalbar 90,53, dan Pemprov Jabar 90,32.

Sesuai Undang-undang No.14/2008, KIP ditugaskan untuk menetapkan standar teknis, layanan informasi publik di lingkungan badan publik di Indonesia. Tahun ini, KIP memonitoring dan mengevaluasi seluruh badan publik, yang berjumlah 460 dengan menyebar kuesioner.

Usai menerima penghargaan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjamu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Balai Kota DKI. “Jadi siang ini kita bertiga, alhamdulillah Jabar, Jateng, DKI, dan satu provinsi lagi Kalimantan Barat provinsi yang masuk kategori informasi paling tinggi dari sisi penilaian oleh KIP (Komisi Informasi Pusat),” kata Anies, Senin (5/11/2018).

Ganjar Pranowo, mengaku bergembira dijamu Anies Baswedan. Dalam obrolan bersama Ridwab Kamil tersebut, Ganjar menyinggung hubungan ketiganya yang bisa adem, di tengah panasnya cuaca Jakarta. “Kita menunjukkan kita bertiga berdiri di sini bisa adem loh republik ini, enggak sepanas Jakarta. Kami orang kampung datang ke Jakarta kalau ngelihat, ah panas. Hari ini dapat adem, bisa ditraktir ngopi, bisa berbincang banyak, cerita masa lalu waktu kita dipergerakan masa lalu, hari ini kita bisa membikim sejuknya Indonesia, kita buktikan,” ujarnya.

Ridwan Kamil menyatakan, hasil pertemuan tersebut, diharapkan dapat menular ke pejabat-pejabat negara lain. Sehingga bisa membuat adem tensi politik di Tanah Air. “Saya minum es coklat tadi, suasana panas jadi adem, para followers yang suka nafsir-nafsir, ini harus ikut adem, dengan seperti sebelumnya kita bertiga, mudah-mudahan suasana kita bertiga ini mewakili Indondsia yang damai sejuk,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...