Jatuhnya JT 610, Boeing Keluarkan OMB

167
Ilustrasi pesawat Lion Air - Dok CDN

JAKARTA – Produsen pesawat terbang Amerika Serikat Boeing, mengeluarkan petunjuk manual operasi. Hal itu dilakukan, sebagai respon kecelakaan pesawat penumpang Boeing 737 MAX 8, JT 610 milik Lion Air ,yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2018.

Petunjuk, yang disebut sebagai, Operations Manual Bulletin (OMB), diterbitkan pada 6 November. “Keberadaanya, untuk mengarahkan operator penerbangan atau maskapai, mengenai prosedur penanganan oleh awak pesawat, ketika terjadi masalah pada sensor Angle of Attack (AOA),” tutur Boeing dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (8/11/2018).

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia  telah mengindikasikan, penerbangan Lion Air JT 610 mengalami masalah pada input sensor AOA. Sebagaimana prosedur biasa, Boeing menerbitkan buletin, atau membuat rekomendasi, mengenai pengoperasian pesawat.

Boeing mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh dan bantuan teknis kepada KNKT, dan otoritas pemerintah lainnya, yang bertanggung jawab terhadap investigasi penerbangan Lion Air JT 610. Investigasi terhadap kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, yang menewaskan 189 orang penumpang dan awak pesawat, masih berlangsung. Boeing terus bekerjasama sepenuhnya, dan memberikan bantuan teknis, di bawah arahan otoritas pemerintah yang menyelidiki kecelakaan ini,” bunyi pernyataan lebih lanjut.

Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, pada 29 Oktober 2018 pagi, disebut-sebut sebagai kecelakaan penerbangan paling mematikan sepanjang 2018. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...