KB dan Pendidikan, Sarana Memutus Siklus Kemiskinan

Editor: Mahadeva WS

206

BALIKPAPAN – Keluarga Berencana (KB) dan pendidikan, menjadi sarana untuk memutus siklus kemiskinan. Namun program tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintahan, perlu dukungan pihak lain seperti Tim Penggerak PKK.

Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat meresmikan Balai Penyuluhan Keluarga Berencana, Kampung Keluarga Berencana Seraya Andhika dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera di kelurahan Sepinggan Raya, menyebut, PKK menjadi mitra pemerintah. “PKK dan pemerintah, bekerja secara maksimal dalam memainkan peranannnya, sehingga keluarga Indonesia semakin bahagia, harmonis, sejahtera dan berkualitas,” tandasnya, Selasa, (6/11/2018).

Balai penyuluhan KB, menjadi sarana untuk melakukan evaluasi Gerakan Sadar Ber-KB, yang diharapkan pelaksanaannya dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Pada Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap 26 September, juga bisa dijadikan momentum untuk menggalakan program Keluarga Berencana yang sempat sekian lama terabaikan,” tukasnya.

Rahmad menyebut, peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, dapat mempercepat program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), termasuk sisi ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Sri Wahyuningsih, menyebut, masih membutuhkan upaya nyata untuk memberi kontribusi terhadap cakupan KB dan kesehatan. “Harapannya Balikpapan bisa menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak, termasuk kesatuan gerak PKK – KKBPK untuk kelompok dasawisma, posyandu, IMP, Puskesmas. Terutama pelayanan pada daerah kantong miskin, khususnya kepada keluarga miskin atau gakin,” tandasnya.

Kesehatan, disebutnya, menjadi sarana pembinaan dan memotivasi kader dan keluarga, serta Tim Penggerak PKK, mencapai target PKK, KKPK dan kesehatan. “Balai penyuluhan KB ini dibangun dengan Dana Alokasi Khusus, yang nantinya akan digunakan oleh OPD kami, untuk penyuluhan program KKBPK,” ucap perempuan yang akrab disapa Yuyun tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...