Kejar Target, Pemkot Balikpapan Gelar Imunisasi MR Terpadu

Editor: Koko Triarko

205
BALIKPAPAN – Guna mencapai kekebalan kelompok atau hard immunity secara maksimal, Pemerintah Kota Balikpapan mengajak orang tua untuk membawa anaknya melaksanakan imunisasi Measles Rubella secara terpadu.
Tujuan dari pelaksanaan imunisasi MR secara terpadu ini, agar mencapai target 95 persen, setelah nantinya waktu pelaksanaan imunisasi MR diperpanjang hingga 7 November mendatang. Ada pun target hari ini, Senin (5/11/2018) pada imunisasi MR terpadu tersebut 22.000 anak yang belum tervaksin dapat tercapai.
Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. -Ferry Cahyanti
“Mudah-mudahan dengan diperpanjang dapat mencapai 90 persen lebih, karena kegiatan ini untuk mencapai target pelaksanaan vaksin. Kita juga sudah kerja sama dengan MUI untuk meyakinkan masyarakat dalam pelaksanaan vaksin MR, saya juga sudah panggil Kemenag untuk bersama-sama sosialisasi,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, saat meninjau langsung pelaksanaan imunisasi MR terpadu di Dome Balikpapan, yang melibatkan 25 dokter dan 60 tim imunisasi dari 27 Puskesmas, Senin (5/11/2018).
Menurutnya, kegiatan vaksin terpadu ini diselenggarakan selama satu hari, dan sejauh ini tidak ada dampak setelah imunisasi MR dilakukan.
“Satu hari diselenggarakan vaksin, tidak ada dampak setelah suntik MR, secara umum sangat baik. Kalau ada yang dirawat di rumah sakit setelah vaksin, kita masih telusuri apa penyebabnya. Kita tunggu hasilnya dari dokter,” jelas Rizal kepada media.
Disebutkan Rizal, cakupan terendah pelaksanaan vaksin MR, ada di kawasan Balikpapan Timur atau daerah pinggiran, karena masih banyak warga yang menolak.
“Untuk meyakinkan masyarakat dengan mendatangkan MUI dan Kemenag. Ya, mudah-mudahan dapat menambah warga yang melakukan vaksin. Angka 21 persen tidak ada istilah tinggi, tapi semuanya harus tervaksin. Timur yang masih rendah melakukan vaksin wilayah pinggiran,” terangnya.
Hingga 31 Oktober 2018, cakupan pelaksanaan vaksin MR baru mencapai 78,40 persen, atau masih tersisa 22.000 anak yang belum tervaksin MR.
“Sosialisasi sudah lebih, cuma banyak warga yang menolak. Harapannya sampai 7 November 2018 bisa mencapai 95 persen. Imunisasi yang sebaiknya 95 persen untuk mencapai kekebalan tubuh,” sambung Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP.
Balerina mengharapkan, kegiatan yang digelar satu hari bisa mencapai jumlah anak yang belum melakukan imunisasi MR. Bila nantinya belum tercapai, orang tua diimbau dapat mengajak anaknya ke Puskesmas terdekat untuk melaksanakan imunisasi MR.
“Masih kurang 22.000 anak, kita buat satu hari ini kerja sama dengan disdik, MUI dan kemenag. Targetnya bisa mencapai dua ribuan, kalau tidak nanti anak yang belum bisa datang harapannya datang ke puskesmas terdekat,” ujar Balerin
Baca Juga
Lihat juga...