hut

Ketua DPR Minta Optimalkan Sosialisasi Pemilu kepada Difabel

JAKARTA  – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyosialisasikan tata cara atau mekanisme pemilihan dalam Pemilu 2019 secara massif kepada difabel.

“Saya mendorong KPU melalui panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk dapat melakukan sosialisasi secara massif mengenai tata cara/mekanisme pemilihan dalam Pemilu 2019 kepada para penyandang disabilitas, ODMK, dan pengelola atau petugas panti,” kata Bambang di Jakarta, Selasa.

Hal itu, kata dia, mengingat hak pilih difabel tercantum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Bambang juga mendorong KPU untuk dapat mempertimbangkan urgensi didirikannya tempat pemungutan suara (TPS) khusus di panti-panti sosial.

“Itu untuk memudahkan para petugas panti mendampingi dan membantu para ODMK yang telah mendapatkan rekomendasi dokter menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Menurut dia, pada Pemilu 2019 terdapat 484 ODMK yang sudah terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT). Jumlah tersebut telah memenuhi syarat untuk didirikannya TPS khusus di panti-panti sosial.

Bambang juga meminta KPU membuat peraturan khusus bagi ODMK yang akan menggunakan hak pilihnya dan sudah terdaftar dalam DPT agar dapat menyertakan surat keterangan sehat dari dokter ahli jiwa sebagai bukti yang sah bahwa mereka sudah layak memperoleh hak pilihnya.

“Selain itu, agar tidak disalahgunakan oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini mengingat orang dalam kondisi terganggu tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” katanya.

Ia juga mendorong Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk memberikan sanksi bagi penyelenggara pemilu yang tidak dapat memenuhi hak-hak seluruh warganya dalam menggunakan hak pilihnya, termasuk difabel. (Ant)

Lihat juga...