Kue Kolmbeng, Kue Jadul Sejak Zaman Kolonial Belanda

Editor: Satmoko Budi Santoso

160

YOGYAKARTA – Mendengar namanya saja, orang mungkin sudah tak lagi mengenal kue Kolmbeng. Kue yang tidak banyak ditemukan di Yogyakarta ini memang merupakan kue jadul yang sudah sangat jarang ditemui saat ini.

Terbuat dari bahan utama tepung terigu, kue Kolmbeng diketahui sudah ada sejak zaman masa kolonial Belanda. Meski tidak diketahui secara pasti asal mula munculnya kue ini, namun kue Kolmbeng merupakan salah satu kue tradisional yang melegenda di Yogyakarta.

Meski namanya cukup aneh dan rumit, namun dari bentuk dan rasa, kue Kolmbeng sebenarnya boleh dibilang sangatlah sederhana. Memiliki bentuk kotak sedikit memanjang berukuran sekitar 7-8 cm, kue Kolmbeng memiliki cita rasa gurih dan manis. Tekstur empuk, serta warna putih kecoklatan polos menjadi ciri khas kue ini.

Salah seorang warga asal Srandakan, Bantul, Agus Sriwidodo – Foto Jatmika H Kusmargana

Salah seorang warga asal Srandakan, Bantul, Agus Sriwidodo, mengakui, sebagai salah satu penikmat kue jadul ini. Meski tak sebanyak kue modern pada umumnya, namun di daerahnya, kue ini masih cukup mudah ditemui. Hal itu tidak terlepas karena di sana masih ada salah satu pabrik lawas yang memproduksi kue ini.

“Kue Kolmbeng ini makanan sejak zaman masih SD. Meski dari bentuk dan rupanya kurang menarik, namun kue ini rasanya enak, manis dan gurih. Selain itu juga baik dikonsumsi karena tanpa pewarna dan bahan pengawet sama sekali,” katanya.

Ciri khas lain kue Kolmbeng adalah harganya yang relatif murah meriah. Hanya sekitar Rp500 per biji. Meski begitu, kue ini cukup mengenyangkan saat dikonsumsi. Mengonsumsi beberapa kue Kolmbeng saja sudah dapat mengisi perut yang keroncongan.

Lalu bagaimana cara membuat kue Kolmbeng? Ternyata caranya cukup sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan hanyalah tepung terigu, telur, gula pasir dan ovalet sebagai pelembut adonan. Langkah pertama membuat kue Kolmbeng adalah mengocok telur hingga mengembang. Setelah itu campurkan tepung terigu dan gula pasir hingga merata.

Sambil terus diaduk, tambahkan ovalet ke dalam adonan. Setelah kalis, cetak adonan berbentuk kotak memanjang atau sesuai selera. Masukkan cetakan adonan ke dalam loyang lalu panggang dengan oven hingga matang. Kue Kolmbeng pun siap disajikan.

“Paling enak makan kue Kolmbeng dengan ditemani teh manis hangat. Bisa dengan dimakan langsung atau dengan cara kue dicelupkan ke dalam air teh, agar kita tidak keseretan,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...