Operasi Pasar, Pemerintah Siapkan 2,4 Juta Ton Beras

137

BATAM  – Pemerintah menyiapkan 2,4 juta ton beras untuk pelaksanaan operasi pasar di seluruh Indonesia, menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019.

“Untuk operasi pasar, disiapkan 2,4 juta ton beras Bulog,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, usai Rapat Koordinasi Nasional Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Batam, Kepulauan Riau, Minggu.

Operasi pasar merupakan upaya pemerintah untuk mengintervensi harga pasar yang meninggi di saat-saat tertentu.

Ketika harga beras meningkat, maka Bulog diminta melepas kebutuhan pangan itu ke masyarakat dengan harga yang ditentukan pemerintah, demi menyetabilkan kembali harga.

Ia mengatakan, beras sebanyak 2,4 juta ton itu siap didistribusikan ke daerah yang kekurangan pasokan kebutuhan pokok, bukan dibagikan ke setiap daerah secara merata.

“Tapi sampai saat ini belum ada permintaan,” kata Menteri.

Menteri pun memperkirakan tidak akan terjadi pelonjakan harga beras, karena pasokannya cukup.

Ia juga optimis, kenaikan harga bahan pangan tidak berkontribusi besar pada inflasi.

Dalam kesempatan itu, Menteri meminta Kepala Dinas Perdagangan di setiap daerah, Bulog dan Satgas Pangan terus melakukan pemantauan ketersediaan dan harga beras di pasaran.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, ketersediaan beras di daerahnya mencukupi hingga lima bulan ke depan.

Ia mengatakan, kenaikan harga di Kepri juga dipengaruhi cuaca, selain permintaan dan ketersediaan pasokan. Karenanya ia berharap transportasi untuk distribusi bahan pangan di daerah semakin lancar.

“Daerah kami pulau, apalagi di beberapa daerah seperti Natuna, Kepulauan Anambas dan Lingga sangat bergantung pada distribusi pangan,” kata dia. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...